Beijing | EGINDO.co – Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi memulai pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di Beijing pada hari Rabu (6 Mei), menurut kantor berita pemerintah Xinhua.
Kunjungan satu hari Araghchi ini dilakukan seminggu sebelum kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke Beijing untuk pertemuan puncak dengan Presiden Xi Jinping pada tanggal 14 dan 15 Mei.
Awal pekan ini, AS dan Iran melancarkan serangan baru di Teluk Persia saat mereka berebut kendali atas Selat Hormuz dengan blokade maritim yang saling berbalas, mengancam gencatan senjata yang sudah rapuh.
Trump kemudian mengatakan Angkatan Laut AS akan membantu kapal-kapal melewati selat tersebut. Namun operasi itu dihentikan setelah Trump pada hari Selasa mengatakan telah ada “kemajuan besar” yang dicapai menuju kesepakatan komprehensif dengan Iran.
Tidak ada reaksi langsung dari Teheran
Menteri Luar Negeri Iran sebelumnya mengatakan serangan hari Senin, yang terjadi setelah ia mengatakan Teheran sedang mempertimbangkan permintaan Trump untuk bernegosiasi, menunjukkan bahwa tidak ada solusi militer untuk krisis tersebut.
Beijing, meskipun mempertahankan posisi netral secara umum dalam konflik tersebut, telah menentang serangan terhadap kedaulatan Iran dan juga memfasilitasi upaya mediasi.
China telah berulang kali mendesak AS dan Iran untuk mempertahankan gencatan senjata dan mencabut pembatasan di Selat Hormuz.
Sumber : CNA/SL