Jakarta | EGINDO.com – Memelihara peta distribusi satwa liar, merupakan komitmen Asia Pulp and Paper (APP) Sinarmas terhadap keanekaragaman hayati. APP Sinarmas berkomitmen terhadap perlindungan dan konservasi keanekaragaman hayati melalui Peta Jalan Keberlanjutan Visi 2030 (SRV2030), yang diimplementasikan selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa.
“Untuk melindungi satwa, kami berfokus meminimalkan konflik antara manusia dan satwa liar dengan memantau jumlah satwa yang berkeliaran di area konsesi pemasok kami dan memelihara peta distribusi satwa liar. Kami membangun kantong pakan dan tempat penjilatan garam untuk mencegah gajah Sumatra memasuki area pemukiman dan melakukan operasi pembersihan jerat yang berisiko bagi spesies kunci. Kami juga merelokasi satwa di area konflik melalui kerja sama dengan Dinas Konservasi Sumber Daya Alam setempat dan organisasi lainnya,” tulis dalam laman resmi APP Group yang dikutip EGINDO.com pada Selasa (5/5/2026).
Hal itu sejalan dengan visinya yakni dibawah pilar Konservasi & Keanekaragaman Hayati SRV2030, APP Sinarmas secara khusus bertindak untuk memenuhi SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), 13 (Aksi Iklim), dan 15 (Kehidupan di Darat). Dengan fokus pada perlindungan satwa liar, restorasi hutan, dan konservasi kawasan Bernilai Konservasi Tinggi (NKT) dan Stok Karbon Tinggi (SKT), kami menerapkan berbagai strategi dalam SRV2030 untuk memenuhi SDGs ini.
Disebutkan dalam hal perlindungan satwa liar, berkomitmen untuk mendukung komitmen konservasi Pemerintah Indonesia terhadap spesies hewan kunci Indonesia dan habitatnya. APP Sinarmas bertujuan untuk melindungi tiga spesies hewan prioritas – harimau Sumatra, gajah Sumatra, dan orangutan Kalimantan – serta sepuluh spesies pohon langka.
“Untuk perlindungan spesies pohon langka, kami berkolaborasi dengan masyarakat setempat untuk membangun pembibitan spesies pohon lokal melalui program pemberdayaan masyarakat, dan bekerja sama dengan tim Litbang Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk melestarikan pohon Ramin dan Shorea. Kami telah berhasil melanjutkan upaya perlindungan satwa liar pada 71 harimau Sumatra, 278 gajah Sumatra, dan 92 orangutan. Untuk perlindungan spesies pohon, kami telah merepopulasi lima spesies pohon di kawasan konservasi dan memastikan ketersediaan bibit berkualitas baik melalui tegakan benih Kulim dan Ramin yang bersertifikat,” tulis dalam laman resmi APP Group.
Dijelaskan salah satu cara penting untuk melawan perubahan iklim adalah dengan memulihkan hutan kami dan melestarikan kawasan HCV dan HCS. Oleh karena itu, APP Sinarmas menerapkan strategi seperti menggunakan pendekatan lanskap untuk melindungi dan memulihkan hutan alam yang terdegradasi di wilayah konsesi dan pemasok serta menerapkan penilaian HCV/HCS dan praktik terbaik pengelolaan lahan gambut.
Dijelaskan bahwa APP Sinarmas telah mempertahankan 79% hutan alam dalam kondisi baik dengan total area restorasi seluas 24.401 hektar. Selain itu, APP Sinaras berkolaborasi dengan universitas riset internasional terkemuka untuk menentukan strategi restorasi gambut yang efektif dan efisien. Kami mencapai restorasi yang signifikan melalui regenerasi alami dan meluncurkan dasbor perubahan tutupan hutan agar data tersedia untuk publik.
APP Sinarmas akan terus berkomitmen pada inisiatif kami untuk melindungi satwa liar melalui hidup berdampingan secara damai dengan manusia, dan untuk melestarikan kawasan HCV dan HCS serta melindungi hutan.@
App/fd/timEGINDO.com