Dubai Airport Meningkatkan Skala Operasi Seiring Wilayah Udara UEA Pulih

Dubai Airport
Dubai Airport

Dubai | EGINDO.co – Operasi dan penerbangan Bandara Dubai kini ditingkatkan setelah wilayah udara Uni Emirat Arab sepenuhnya bebas hambatan, dengan kapasitas meningkat seiring dengan ketersediaan rute, kata CEO Paul Griffiths pada hari Senin (4 Mei).

Otoritas penerbangan UEA mengatakan pada hari Sabtu bahwa lalu lintas udara telah kembali normal setelah tindakan pencegahan yang diperkenalkan pada 28 Februari, pada awal perang Iran, dicabut.

Meskipun terjadi gangguan akibat konflik, Bandara Internasional Dubai dan Bandara Internasional Al Maktoum telah menangani lebih dari enam juta penumpang, lebih dari 32.000 pergerakan pesawat, dan lebih dari 213.000 metrik ton kargo, dengan permintaan perjalanan melalui Dubai tetap kuat, kata Griffiths dalam sebuah unggahan di LinkedIn.

Bandara Internasional Dubai (DXB), pusat perjalanan internasional tersibuk di dunia, menangani 18,6 juta penumpang pada kuartal pertama tahun 2026, turun dari 23,4 juta pada tahun sebelumnya, kata kantor media Dubai pada hari Senin.

“Peristiwa luar biasa dalam beberapa minggu terakhir belum pernah terjadi sebelumnya untuk bandara utama mana pun,” kata Griffiths.

“Permintaan perjalanan melalui Dubai tetap kuat, dan DXB berada pada posisi yang baik untuk secara bertahap meningkatkan kapasitas dan mendukung maskapai penerbangan dan penumpang melalui periode penyesuaian yang berkelanjutan,” tambahnya.

Sebelum perang pecah dan penutupan wilayah udara Teluk mengganggu lalu lintas selama hampir dua bulan, DXB diperkirakan akan menangani hampir 100 juta penumpang tahun ini, kata operatornya pada 11 Februari.

Bandara Internasional Dubai beberapa kali menjadi sasaran drone karena UEA yang kaya minyak menanggung beban pembalasan Iran atas serangan AS-Israel.

Lalu lintas penumpang bandara anjlok hingga dua pertiga pada bulan Maret, kata kantor media emirat pada hari Senin.

Jumlah penumpang di Bandara Internasional Dubai, yang biasanya merupakan bandara tersibuk di dunia untuk lalu lintas penumpang internasional, turun menjadi 2,5 juta, atau 66 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menurut Kantor Media Dubai.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top