Medan | EGINDO.com – Kalau mendengar kata “Istana,” mungkin yang kepikiran adalah tempat formal yang bikin deg-degan pas masuk. Tapi, Istana Maimun beda cerita. Buat orang Medan, Sumatera Utara (Sumut) bukan cuma museum, tapi “teras belakang” kota yang paling asyik buat healing tipis-tipis.
Kini, Istana Maimun bukan sekadar museum sejarah yang kaku, melainkan “ruang tamu” raksasa bagi warga Medan untuk bersantai dan menikmati suasana kota. Dengan dominasi warna kuning khas Melayu yang ikonik, istana ini menawarkan perpaduan estetika Timur Tengah, India, dan Eropa yang tetap terasa teduh meski berada di tengah hiruk pikuk kota.
Mengapa Istana Maimun menjadi tempat nongkrong favorit? Jawabnya, dari sisi menarik Istana Maimun sebagai tempat berkumpul terletak pada atmosfernya yang inklusif. Piknik di halaman luas dengan pelataran rumput hijau di depan istana sering menjadi area santai bagi keluarga dan anak muda untuk sekadar duduk-duduk sambil menikmati camilan lokal dari pedagang di sekitar.

Spot foto estetik. Arsitektur megah dengan ukiran ornamen yang detail menjadikannya latar belakang sempurna untuk konten media sosial. Banyak pengunjung juga menyewa pakaian adat Melayu untuk berfoto di area tangga utama atau singgasana kerajaan.
Suasana senja yang syahdu. Menjelang sore, cahaya matahari yang memantul di dinding kuning istana menciptakan suasana yang hangat dan tenang, sangat cocok untuk melepas penat setelah seharian beraktivitas.
Anda mencari kudapan khas Medan di sekitarnya setelah puas berkeliling area istana. Bagi Anda yang ingin merasakan sisi autentik Kota Medan, mampir ke Istana Maimun di sore hari adalah cara terbaik untuk melihat bagaimana sejarah dan kehidupan modern warga lokal menyatu dalam harmoni.@
Bs/Ai/timEGINDO.com