Pemkab Tapteng dan Budhha Tzu Chi Undi Calon Penghuni Tetap bagi Warga Korban Banjir Bandang

Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu didampingi Mujianto melakukan undian untuk calon penghuni huntap Pinangsori
Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu didampingi Mujianto melakukan undian untuk calon penghuni huntap Pinangsori

Medan | EGINDO.com – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Budhha Tzu Chi mengundi bagi 118 calon penghuni tetap (Huntap) pada Senin (27/4/2026) di Aula Kantor Dinas Pendidikan Pinangsori Tapteng.

Pemkab Tapteng bersama Yayasan Buddha Tzu Chi melakukan undian dan verifikasi calon penghuni 118 unit hunian tetap (Huntap). Kabupaten Tapteng Masinton Pasaribu memastikan warga korban banjir bandang sebentar lagi akan menempati hunian tetap (huntap) yang berada di Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapteng.

Masinton mengakui ada keterlambatan pembangunan huntap di Tapteng jika dibandingkan dengan kabupaten atau kota yang terdampak bencana 25 November 2025 tahun lalu itu. “Hari ini kita melakukan undian dan verifikasi hunian tetap tahap pertama sebanyak 118 unit. Kami minta maaf kalau ada keterlambatan. Intinya kami juga bertanggung jawab terhadap seluruh pendataan bagi warga terdampak,” kata Masinton mengakui.

Keterlambatan pembangunan huntap di Tapteng disebabkan karena persoalan teknis, mulai dari cuaca hingga material bangunan. “Tadi kami sampaikan juga, negara akan terus hadir dan kami intens mendampingi. Mudah-mudahan huntap ini datang dengan semangat baru,” katanya.

Dijelaskannya apa bila cuaca bagus dan materialnya bisa cepat, paling lama Juni sudah selesai. Termasuk penyiapan fasilitas lain seperti listrik dan air. Masinton mengungkap, Tapteng masih membutuhkan pembangunan huntap sekitar 700 unit lagi, terbanyak ada di Hutanabolon, Kecamatan Tukka.

Sementara itu Ketua Buddha Tzu Chi Sumatra Utara, Mujianto menyebut, akan ada pembangunan huntap tahap kedua setelah tahap pertama sebanyak 118 unit yang sebentar lagi selesai. “Ini masih tahap pertama dan kemungkinan Juni bisa selesai. Ada dua tahap pembangunan huntap di Pinangsori, sisanya seratusan lagi,” katanya.

Mujianto juga menyebutkan selain bangunan huntap bagi korban banjir bandang di Tapteng, Buddha Tzu Chi Sumatera Utara juga memberikan perabotan bagi warga penghuni. Seperti, meja tamu, meja makan, kasur dan rak.@

Bs/fd/timEGINDO.com

Scroll to Top