Medan | EGINDO.com – Diliputi suasana duka yang mendalam terlihat di kediaman orang tua almarhum Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon.
Rumah duka prajurit TNI Praka Rico Pramudia berada di Dusun VII, Desa Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), terlihat telah dipasangi tenda dan dijaga sejumlah personel TNI, pada Minggu (26/4/2026). Disamping itu terlihat sejumlah papan bunga ucapan turut berdukacita dari berbagai pihak juga terus berdatangan ke lokasi, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.
Menurut informasi yang diperoleh EGINDO.com bahwa untuk jenazah, kemungkinan akan tiba di rumah duka pada hari Senin (27/4/2026) besok.
Almarhum Praka Rico Pramudia merupakan putra asli daerah Serdang Bedagai merupakan anak dari pasangan Pairin dan Kaya, serta anak bungsu dari sembilan bersaudara. Para tetangga mengakui selama ini setahu mereka almarhum bertugas di Aceh.
Diketahui juga Praka Rico Pramudia merupakan anggota Satuan Tugas Kontingen Garuda dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Alhamhum dilaporkan gugur pada 24 April 2026 di Lebanon, setelah sempat menjalani perawatan akibat luka serius yang dideritanya. Luka tersebut diduga akibat serangan tank Israel di sekitar wilayah Al-Kushair. Almarhum sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit di Beirut sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Dengan gugurnya Praka Rico Pramudia menambah daftar prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon. Secara keseluruhan, dilaporkan empat personel TNI meninggal dunia dalam peristiwa tersebut, sebagian akibat serangan proyektil dan luka berat lainnya di wilayah Lebanon Selatan. Para prajurit tersebut merupakan bagian dari misi perdamaian PBB yang tergabung dalam Satgas UNIFIL, yang bertugas menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan konflik.@
Bs/timEGINDO.com