Ankara | EGINDO.co – Sirkuit Istanbul Park di Turki akan kembali ke kalender Formula Satu mulai tahun 2027 untuk setidaknya lima tahun, kata kepresidenan Turki pada hari Jumat, menandai puncak dari kampanye Turki selama bertahun-tahun untuk kembali ke olahraga ini.
Rincian kesepakatan tersebut belum tersedia, tetapi Presiden Tayyip Erdogan akan secara resmi mengumumkan kesepakatan tersebut pada sebuah acara pada Jumat sore di Istanbul, bersama dengan CEO F1 Stefano Domenicali dan Mohammed Ben Sulayem, presiden badan pengatur olahraga FIA.
Sirkuit di sisi Asia Istanbul ini populer di kalangan pembalap dan penggemar, tetapi terakhir kali menjadi tuan rumah balapan pada tahun 2021 sebagai pengganti sementara selama pandemi COVID-19. Sirkuit ini juga pernah menjadi tuan rumah grand prix antara tahun 2005 dan 2011, serta pada musim 2020 ketika Lewis Hamilton memenangkan balapan untuk meraih gelar juara dunia ketujuhnya, menyamai rekor Michael Schumacher.
Meskipun Turki terus melakukan negosiasi untuk kembali ke kalender setelah kejadian itu, momentum melambat mulai tahun 2022 dan seterusnya, sebagian karena puluhan juta dolar yang dibutuhkan untuk mengamankan kesepakatan yang mampu dibiayai oleh para pesaing, seperti Qatar.
Namun pada tahun 2024, Can Bilim Egitim Kurumlari A.S., yang sebagian dimiliki oleh ketua cabang Turki penyedia ban F1 Pirelli, Lale Cander, memperoleh hak untuk mengoperasikan sirkuit Istanbul Park selama 30 tahun dengan nilai sekitar $117,8 juta.
Berdasarkan kesepakatan tersebut, operator baru ditugaskan untuk membawa F1 kembali dalam kesepakatan jangka panjang pada tahun 2026, tetapi pembicaraan, yang dilakukan bersama dengan Federasi Olahraga Otomotif Turki (TOSFED), terhenti.
Pada bulan Februari, Domenicali mengkonfirmasi bahwa Istanbul Park hampir kembali ke kalender secara bergantian dengan balapan yang sudah ada dan bahwa jumlah balapan dalam satu musim masih akan dibatasi hingga 24.
Sumber : CNA/SL