Jakarta|EGINDO.co Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis proyeksi cuaca untuk seluruh ibu kota provinsi di Indonesia pada Rabu, 22 April 2026. Dalam laporan terbarunya, BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan yang mendominasi sebagian besar wilayah tanah air, mulai dari intensitas ringan hingga cuaca ekstrem berupa petir.
Prakirawan BMKG, Miftah Ali, melalui siaran resmi di kanal YouTube BMKG, memaparkan rincian prakiraan cuaca sebagai berikut:
Wilayah Sumatra dan Jawa
Untuk kawasan barat Indonesia, cuaca cenderung basah. Hampir seluruh kota besar di Sumatra diprediksi akan mengalami hujan ringan, termasuk Medan, Padang, Pekanbaru, hingga Bandar Lampung. Pengecualian terjadi di Banda Aceh yang diperkirakan hanya akan tertutup awan tebal sepanjang hari.
Sementara itu di Pulau Jawa, konsentrasi hujan sedang akan membasahi Bandung, Semarang, dan Yogyakarta. Wilayah metropolitan lainnya seperti Jakarta, Serang, dan Surabaya diprediksi hanya akan menghadapi rintik hujan dengan intensitas ringan.
Kalimantan, Bali, dan Nusa Tenggara
Bergeser ke tengah, Kalimantan patut waspada. Meski Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, dan Tanjung Selor diprediksi hujan ringan, wilayah Banjarmasin mendapat peringatan khusus karena adanya potensi hujan yang disertai kilat atau petir.
Di sisi lain, wilayah Bali dan Nusa Tenggara (Denpasar, Mataram, Kupang) diperkirakan tetap akan diguyur hujan, namun dengan intensitas yang tergolong ringan dan tidak terlalu mengganggu aktivitas luar ruangan.
Sulawesi, Maluku, dan Papua
Untuk wilayah timur Indonesia, kondisi cuaca terpantau lebih bervariasi:
Sulawesi: Manado diprediksi berawan, sedangkan Kendari diselimuti awan tebal. Hujan ringan kemungkinan besar terjadi di Makassar, Mamuju, Palu, hingga Gorontalo.
Maluku dan Papua: Kondisi berawan tebal mendominasi Ternate, Sorong, Manokwari, dan Jayapura. Namun, hujan sedang diprediksi mengguyur Nabire, sementara Ambon, Jayawijaya, dan Merauke diperkirakan mengalami hujan ringan.
Catatan Redaksi: Masyarakat diimbau untuk selalu menyediakan payung atau jas hujan sebelum beraktivitas, serta tetap memperbarui informasi cuaca secara berkala melalui aplikasi resmi BMKG guna mengantisipasi perubahan cuaca yang dinamis. (Sn)