Hanoi | EGINDO.co – Vietnam berencana memperpanjang pemotongan pajak konsumsi khusus untuk kendaraan listrik (EV) selama hampir empat tahun hingga akhir tahun 2030 dalam upaya untuk meningkatkan penjualan EV dan mengurangi emisi, kata kantor parlemen pada akhir pekan.
Pemerintah akan mengajukan proposal perpanjangan pemotongan pajak tersebut kepada parlemen untuk disetujui, kata kantor tersebut dalam sebuah pernyataan, mengutip laporan dari kementerian keuangan.
• Vietnam menurunkan pajak konsumsi khusus untuk EV pada Maret 2022 menjadi kisaran 1 persen-3 persen, dari tingkat sebelumnya 4 persen-11 persen. Pemotongan tersebut akan berakhir pada Februari 2027.
• Penjualan EV tahunan di Vietnam meroket dari hampir 7.000 unit pada tahun 2022 menjadi hampir 175.000 unit tahun lalu setelah pemotongan pajak tersebut, katanya.
• Hal ini telah berkontribusi pada target nol emisi bersih Vietnam pada tahun 2050, kata laporan tersebut, seraya mencatat bahwa setiap kendaraan listrik membantu mengurangi emisi karbon dioksida sebesar 0,85 metrik ton per tahun dibandingkan dengan kendaraan yang menggunakan mesin pembakaran internal.
• “Terus menerapkan insentif pajak untuk kendaraan listrik dapat menghasilkan berbagai dampak positif, membantu mempercepat peralihan menuju transportasi energi yang lebih bersih, mengurangi emisi, dan meningkatkan kualitas udara, khususnya di kota-kota besar,” kata laporan tersebut.
• Bulan lalu, pemerintah juga memutuskan untuk memperpanjang pengecualian biaya pendaftaran pertama untuk kendaraan listrik selama dua tahun hingga Februari 2027.
Sumber : CNA/SL