BMKG: Hujan Masih Mendominasi Sejumlah Wilayah Indonesia pada 14–20 April 2026, Waspada Cuaca Ekstrem

Ilustrasi cuaca ekstrem
Ilustrasi cuaca ekstrem

Jakarta|EGINDO.co Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan bahwa kondisi hujan masih akan terus mendominasi berbagai wilayah di Indonesia sepanjang periode 14 hingga 20 April 2026.

Meski penguatan Monsun Australia mulai terdeteksi, dampaknya belum cukup untuk sepenuhnya meredam aktivitas awan hujan di sejumlah daerah.

Dalam periode awal prakiraan tersebut, khususnya pada 14–16 April 2026, BMKG mengeluarkan status siaga untuk beberapa wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem. Kondisi yang diwaspadai mencakup hujan dengan intensitas lebat, disertai petir, serta angin kencang yang dapat berdampak pada aktivitas masyarakat maupun potensi gangguan infrastruktur.

BMKG juga mencatat adanya akumulasi curah hujan tinggi di beberapa wilayah Indonesia.

Di antaranya Aceh yang mencapai sekitar 105,5 mm per hari, Daerah Istimewa Yogyakarta 103,7 mm per hari, Papua Barat97,7 mm per hari, Sumatera Utara 91,9 mm per hari, serta Jawa Timur dengan 72,2 mm per hari.

BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, terutama di wilayah dengan curah hujan tinggi.

Warga juga diimbau untuk secara rutin memantau pembaruan informasi cuaca resmi guna mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Dengan dinamika cuaca yang masih cukup aktif di masa peralihan ini, kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko dan dampak yang mungkin timbul di berbagai daerah. (Sn)

Scroll to Top