Harga Emas Perhiasan Masih Tertahan, Pasar Cenderung Menunggu Arah Baru

ilustrasi emas perhiasan
ilustrasi emas perhiasan

Jakarta|EGINDO.co Harga emas perhiasan pada Senin, 13 April 2026 terpantau bergerak stabil di berbagai gerai penjualan. Untuk kadar tertinggi, yakni 24 karat (99%), harga jual masih berada di level Rp2.460.000 per gram, mencerminkan belum adanya sentimen kuat yang mendorong pergerakan signifikan di pasar.

Kondisi serupa juga terlihat pada harga buyback. Sejumlah pelaku usaha mematok harga pembelian kembali hingga Rp2,49 juta per gram, yang menunjukkan bahwa nilai emas perhiasan tetap terjaga meskipun pasar sedang stagnan.

Pada segmen kadar menengah hingga rendah, harga juga cenderung tidak berubah. Emas 22 karat dijual sekitar Rp2.021.000 per gram, sementara 18 karat berada di kisaran Rp1.652.000 per gram. Adapun untuk kadar terendah, seperti 5 karat, harga tercatat sekitar Rp461.000 per gram.

Secara keseluruhan, stabilnya harga emas perhiasan ini sejalan dengan pergerakan emas global yang relatif terbatas. Mengutip laporan Reuters, harga emas dunia saat ini cenderung bergerak sideways karena pelaku pasar masih mencermati arah kebijakan suku bunga bank sentral utama, khususnya The Fed. Di sisi lain, Bloomberg juga melaporkan bahwa permintaan emas sebagai aset lindung nilai (safe haven) belum mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Di dalam negeri, kondisi nilai tukar rupiah yang relatif stabil turut menjadi faktor penahan fluktuasi harga emas. Selain itu, permintaan ritel yang belum meningkat pasca periode tertentu juga membuat harga cenderung bergerak datar.

Meski demikian, pelaku pasar tetap mewaspadai potensi perubahan harga dalam waktu dekat, terutama jika terjadi gejolak ekonomi global atau perubahan kebijakan moneter yang dapat memicu pergerakan harga emas secara lebih dinamis.

Dengan kondisi saat ini, emas perhiasan masih menjadi pilihan investasi yang relatif aman, meskipun dalam jangka pendek pergerakannya belum menunjukkan tren kenaikan yang kuat. (Sn)

Scroll to Top