Tersangka Ditangkap Usai Serangan Molotov di Rumah Sam Altman, CEO OpenAI

Serangan Bom Molotov di rumah CEO OpenAI, Sam Altman
Serangan Bom Molotov di rumah CEO OpenAI, Sam Altman

San Francisco,Calif | EGINDO.co – Kepolisian San Francisco menangkap seseorang karena diduga melemparkan bom molotov ke rumah CEO OpenAI, Sam Altman, dan karena membuat ancaman di luar kantor pusat perusahaan rintisan kecerdasan buatan tersebut, kata perusahaan itu pada hari Jumat.

Dalam sebuah unggahan di X, Departemen Kepolisian San Francisco mengatakan seorang pria tak dikenal melemparkan alat pembakar ke sebuah rumah di North Beach pada pukul 4:12 pagi dan kemudian melarikan diri dengan berjalan kaki. Tersangka berusia 20 tahun itu ditahan sekitar satu jam kemudian setelah polisi menerima panggilan tentang seorang pria yang mengancam akan membakar gedung lain.

Polisi tidak segera berkomentar tentang motif potensial tersangka.

“Untungnya, tidak ada yang terluka. Kami sangat menghargai betapa cepatnya SFPD merespons dan dukungan dari kota dalam membantu menjaga keselamatan karyawan kami,” kata juru bicara OpenAI.

Perusahaan sedang membantu lembaga penegak hukum dalam penyelidikan mereka, tambah juru bicara tersebut.

Insiden ini terjadi ketika OpenAI menghadapi tekanan yang hebat. Perusahaan tersebut baru-baru ini menghadapi kecaman atas langkahnya untuk mencapai kesepakatan dengan pemerintah AS agar teknologi mereka dapat digunakan dalam operasi militer rahasia, setelah pesaingnya, Anthropic, dan Washington terlibat perselisihan. Sebuah jajak pendapat NBC News baru-baru ini menemukan bahwa AI kurang populer daripada Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS.

Altman menanggapi insiden tersebut dalam sebuah unggahan blog yang diterbitkan pada Jumat sore.

“Banyak kritik terhadap industri kami berasal dari keprihatinan tulus tentang taruhan yang sangat tinggi dari teknologi ini,” tulisnya.

“Sementara kita berdebat tentang hal itu, kita harus meredakan retorika dan taktik serta mencoba untuk mengurangi ledakan di lebih sedikit rumah, secara kiasan dan harfiah,” tambahnya kemudian.

Polisi San Francisco mengatakan petugas yang menyelidiki kebakaran di rumah Altman menemukan tanda-tanda bahwa pemuda berusia 20 tahun itu terlibat.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top