Eindhoven | EGINDO.co – PSV Eindhoven dinobatkan sebagai juara Belanda pada hari Minggu untuk musim ketiga berturut-turut setelah pesaing terdekat mereka, Feyenoord, gagal menang di Volendam.
Hasil imbang tanpa gol tersebut membuat PSV, yang telah menang 4-3 di kandang melawan Utrecht pada hari Sabtu, unggul tak tergoyahkan dengan lima pertandingan tersisa di Eredivisie musim ini.
PSV naik ke 71 poin dari 29 pertandingan pada hari Sabtu, yang berarti Feyenoord harus menang untuk menjaga harapan tipis mereka tetap hidup, tetapi hasil imbang di Volendam membuat mereka mengumpulkan 54 poin – tertinggal 17 poin.
Kemenangan PSV langsung memicu perayaan di jalan-jalan Eindhoven, di mana para penggemar telah menunggu dengan harapan Feyenoord gagal menang.
Kemenangan hari Sabtu praktis memastikan mereka meraih gelar juara mengingat selisih gol yang jauh lebih unggul dengan PSV +42 berbanding Feyenoord +21, tetapi hasil imbang Feyenoord pada hari Minggu mengkonfirmasi keberhasilan PSV.
Ini adalah kali ketiga dalam sejarah klub PSV memenangkan tiga kejuaraan berturut-turut. Mereka memenangkan empat gelar berturut-turut antara tahun 1986 dan 1989 dan lagi empat gelar berturut-turut antara tahun 2005 dan 2008 dan sekarang memiliki total 27 gelar liga, hanya dikalahkan oleh Ajax Amsterdam dengan 36 gelar.
PSV akan berkompetisi di fase grup Liga Champions untuk musim keempat berturut-turut musim depan. Tim peringkat kedua juga akan masuk ke fase grup 2026-27 dan tim peringkat ketiga akan masuk ke babak kualifikasi ketiga.
Feyenoord hanya unggul satu poin dari tim kejutan NEC Nijmegen, sementara Twente naik ke posisi keempat setelah mengalahkan Ajax 2-1 di kandang lawan pada hari Sabtu.
PSV akan menerima trofi pada hari Selasa dalam sebuah upacara di Stadion Philips. Satu noda dalam perayaan mereka adalah cedera ligamen krusiatum yang dialami kapten Jerdy Schouten saat melawan FC Utrecht, yang berarti gelandang berusia 29 tahun itu akan absen di Piala Dunia pada bulan Juni.
Sumber : CNA/SL