Harga Emas Antam Naik Tipis, Investor Cermati Tren Awal April 2026

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co Pergerakan harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk kembali mengalami penyesuaian pada perdagangan Kamis, 2 April 2026. Berdasarkan pembaruan pukul 08.30 WIB, harga emas menunjukkan kecenderungan stabil dengan kenaikan terbatas, mencerminkan dinamika pasar global yang masih dibayangi ketidakpastian ekonomi.

Secara umum, harga emas ukuran kecil hingga besar bergerak konsisten dengan pola kenaikan bertahap. Untuk ukuran terkecil 0,5 gram, harga dasar tercatat Rp1.511.000, sementara setelah pajak PPh 0,25% menjadi Rp1.514.778. Adapun ukuran 1 gram dipatok Rp2.922.000 atau Rp2.929.305 setelah pajak.

Kenaikan juga terlihat pada pecahan lainnya. Emas 5 gram dijual Rp14.385.000 (Rp14.420.963 termasuk pajak), sedangkan ukuran 10 gram berada di level Rp28.715.000 atau Rp28.786.788 setelah pajak. Untuk investor dengan dana lebih besar, emas 100 gram dibanderol Rp286.412.000 dan meningkat menjadi Rp287.128.030 setelah pajak.

Sementara itu, ukuran jumbo 1 kilogram (1.000 gram) tercatat mencapai Rp2.862.600.000, atau Rp2.869.756.500 setelah memperhitungkan pajak.

Kondisi ini sejalan dengan tren global, di mana harga emas cenderung menguat sebagai aset lindung nilai (safe haven) di tengah fluktuasi nilai tukar dan ketidakpastian suku bunga. Mengutip laporan Bank Indonesia, stabilitas nilai tukar rupiah dan inflasi domestik turut menjadi faktor yang memengaruhi minat investor terhadap logam mulia.

Di sisi lain, sejumlah analis dari Bloomberg menilai bahwa pergerakan emas dalam waktu dekat masih akan dipengaruhi kebijakan moneter global, terutama arah suku bunga bank sentral Amerika Serikat.

Dengan tren yang relatif stabil ini, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi pilihan masyarakat, baik untuk jangka pendek maupun lindung nilai terhadap inflasi. Investor disarankan untuk tetap mencermati perkembangan pasar global serta nilai tukar rupiah sebelum melakukan transaksi. (Sn)

Scroll to Top