Harga Emas Perhiasan Stabil, Konsumen Tetap Aktif Berburu Harga Terbaik

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co Pergerakan harga emas perhiasan di pasar domestik menunjukkan kecenderungan stabil pada Minggu, 29 Maret 2026. Kondisi ini terjadi setelah logam mulia tersebut sempat mengalami penguatan pada perdagangan sebelumnya, sehingga memicu fase konsolidasi di level harga saat ini.

Stabilnya harga tidak mengurangi minat masyarakat terhadap emas perhiasan. Instrumen ini masih dipandang menarik, baik sebagai sarana lindung nilai dalam jangka panjang maupun sebagai bagian dari kebutuhan gaya hidup. Di tengah dinamika ekonomi global, emas tetap menjadi pilihan yang relatif aman bagi sebagian konsumen.

Aktivitas pasar juga terlihat dari perilaku konsumen yang semakin selektif. Mereka aktif membandingkan harga antar gerai emas guna memperoleh nilai pembelian terbaik. Perbedaan harga di tiap toko menjadi pertimbangan penting, terutama di tengah tren pembaruan harga yang dilakukan pelaku usaha secara berkala.

Berdasarkan pemantauan harga per pukul 11.00 WIB, emas perhiasan kadar 24 karat berada di level Rp2.263.000 per gram. Sementara itu, harga terendah tercatat pada kadar 12 karat sebesar Rp1.007.000 per gram. Secara umum, harga di seluruh kadar menunjukkan pergerakan yang relatif datar tanpa fluktuasi signifikan.

Sejumlah media nasional juga menyoroti fenomena ini. CNBC Indonesia melaporkan bahwa stabilnya harga emas domestik tidak terlepas dari pergerakan harga emas global yang cenderung tertahan di tengah ketidakpastian geopolitik. Sementara itu, Kompas.com mencatat bahwa daya beli masyarakat terhadap emas tetap terjaga, didukung oleh persepsi emas sebagai aset aman di tengah volatilitas pasar keuangan.

Dengan kondisi tersebut, pelaku pasar memperkirakan harga emas perhiasan masih berpotensi bergerak terbatas dalam jangka pendek, sambil menunggu sentimen baru dari pasar global maupun kebijakan ekonomi domestik. (Sn)

Scroll to Top