Harga Emas Naik Tipis per 28 Maret 2026, Investor Masih Berburu Aset Aman

IMG_20260328_095320_685

Jakarta|EGINDO.co Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan penguatan tipis pada perdagangan hari ini. Tren kenaikan ini mencerminkan masih kuatnya minat investor terhadap instrumen safe haven di tengah ketidakpastian global.

Berdasarkan pembaruan pukul 08.30 WIB, harga emas Antam tercatat berada di level Rp2.837.000 per gram, sementara harga setelah pajak PPh 0,25% mencapai Rp2.844.093 per gram. Kenaikan ini sejalan dengan pergerakan harga emas global yang cenderung stabil tinggi akibat dinamika geopolitik dan ekspektasi kebijakan suku bunga bank sentral utama dunia.

Secara rinci, berikut daftar harga emas batangan Antam hari ini:

0,5 gram: Rp1.468.500 (Rp1.472.171 setelah pajak)

1 gram: Rp2.837.000 (Rp2.844.093)

2 gram: Rp5.614.000 (Rp5.628.035)

3 gram: Rp8.396.000 (Rp8.416.990)

5 gram: Rp13.960.000 (Rp13.994.900)

10 gram: Rp27.865.000 (Rp27.934.663)

25 gram: Rp69.537.000 (Rp69.710.843)

50 gram: Rp138.995.000 (Rp139.342.488)

100 gram: Rp277.912.000 (Rp278.606.780)

250 gram: Rp694.515.000 (Rp696.251.288)

500 gram: Rp1.388.820.000 (Rp1.392.292.050)

1.000 gram: Rp2.777.600.000 (Rp2.784.544.000)

Kenaikan harga emas domestik ini tidak terlepas dari faktor eksternal, termasuk fluktuasi nilai tukar rupiah serta pergerakan harga emas dunia yang dipengaruhi ketegangan geopolitik dan arah kebijakan moneter global, khususnya oleh Federal Reserve.

Di dalam negeri, stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga menjadi faktor penting yang memengaruhi harga emas. Ketika rupiah melemah, harga emas cenderung naik karena mengikuti harga internasional yang dikonversi ke mata uang domestik.

Para analis menilai, emas masih menjadi pilihan investasi yang menarik, terutama sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian pasar keuangan. Meski demikian, investor tetap disarankan mencermati volatilitas jangka pendek serta mempertimbangkan tujuan investasi sebelum melakukan pembelian.

Dengan tren saat ini, prospek harga emas ke depan diperkirakan tetap berada dalam jalur positif, meskipun pergerakannya akan sangat bergantung pada perkembangan ekonomi global dan kebijakan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang. (Sn)

Scroll to Top