Jakarta|EGINDO.co Harga emas batangan di dalam negeri kembali menunjukkan pergerakan stabil dengan kecenderungan menguat pada perdagangan Jumat, 27 Maret 2026. Berdasarkan pembaruan pukul 08.30 WIB, harga emas untuk berbagai ukuran mengalami konsistensi kenaikan yang mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap instrumen lindung nilai (safe haven).
Untuk ukuran terkecil, emas 0,5 gram dibanderol Rp1.455.000 (Rp1.458.638 setelah pajak), sementara emas 1 gram berada di level Rp2.810.000 atau Rp2.817.025 setelah pajak. Adapun ukuran populer 10 gram tercatat sebesar Rp27.595.000, dan emas 100 gram telah menembus Rp275.212.000.
Sementara itu, untuk investor skala besar, harga emas 1 kilogram mencapai Rp2.750.600.000 atau Rp2.757.476.500 setelah pajak, menunjukkan nilai yang tetap tinggi di tengah dinamika pasar global.
Kenaikan harga emas ini sejalan dengan tren global yang masih dibayangi ketidakpastian ekonomi, termasuk fluktuasi nilai tukar dan tensi geopolitik.
Laporan dari Bloomberg menyebutkan bahwa permintaan emas meningkat seiring ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga global yang lebih longgar, serta melemahnya dolar AS di beberapa sesi perdagangan terakhir.
Di sisi lain, media nasional Kompas menyoroti bahwa stabilitas harga emas domestik juga dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah yang cenderung volatil. Kondisi ini mendorong masyarakat untuk menjaga nilai aset melalui investasi emas fisik.
Secara keseluruhan, tren harga emas saat ini mencerminkan kehati-hatian pelaku pasar. Dalam kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya pulih dan masih sarat ketidakpastian, emas tetap menjadi pilihan utama sebagai instrumen perlindungan nilai, baik bagi investor ritel maupun institusi.
Dengan prospek yang masih terbuka terhadap tekanan eksternal, pergerakan harga emas ke depan diperkirakan tetap berada dalam tren positif, meskipun fluktuasi jangka pendek tidak dapat dihindari. (Sn)