Kapal Tanker Thailand Aman Melintasi Selat Hormuz Usai Bicara dengan Iran

Kapal Tanker Thailand Aman Melintasi Hormuz
Kapal Tanker Thailand Aman Melintasi Selat Hormuz

Bangkok | EGINDO.co – Sebuah kapal tanker minyak Thailand telah berhasil melewati Selat Hormuz dengan selamat setelah koordinasi diplomatik antara Thailand dan Iran, dan tidak diharuskan membayar untuk menghindari blokade, kata seorang pejabat Thailand dan perusahaan minyak besar pemilik kapal tersebut pada hari Rabu (25 Maret).

Kapal tanker milik Bangchak Corporation tersebut melintasi jalur air strategis itu pada hari Senin setelah pembicaraan yang sukses antara Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow dan Duta Besar Iran untuk Thailand.

“Saya meminta agar jika kapal-kapal Thailand perlu melewati selat tersebut, dapatkah mereka membantu memastikan jalur yang aman?” kata Sihasak kepada wartawan pada Selasa malam.

“Mereka menjawab bahwa mereka akan mengurusnya dan meminta kami untuk memberikan nama-nama kapal yang akan melintas.”

Perang AS-Israel melawan Iran secara efektif telah memutus pengiriman sekitar seperlima minyak dan gas alam cair dunia yang melewati Selat Hormuz, menyebabkan gangguan yang meluas.

Sejak konflik dimulai pada 28 Februari, Thailand menghadapi kenaikan biaya transportasi dan antrean panjang di SPBU, meskipun pemerintah telah memberikan jaminan bahwa pasokan tetap mencukupi.

Transit yang aman bagi kapal tanker Thailand ini terjadi dua minggu setelah kapal pengangkut curah berbendera Thailand, Mayuree Naree, diserang oleh proyektil di selat tersebut, menyebabkan kebakaran di atas kapal dan memaksa awak kapal untuk mengungsi.

Pihak berwenang Iran dan Oman telah mencapai kapal tersebut, tetapi Thailand masih menunggu informasi tentang status tiga awak kapal yang hilang, menurut Kementerian Luar Negeri Thailand.

Kapal Thailand lainnya, milik SCG Chemicals, juga menunggu izin untuk melintasi selat tersebut, kata Sihasak.

“Teman Memiliki Tempat Istimewa”

Dalam sebuah pernyataan, Bangchak mengatakan kapalnya, yang telah berlabuh di Teluk Persia sejak 11 Maret, saat ini sedang dalam perjalanan kembali ke Thailand. Mereka memuji koordinasi antara Kementerian Luar Negeri Thailand dan pihak berwenang Iran.

Perusahaan dan sebuah sumber di Kementerian Luar Negeri Thailand mengatakan tidak ada pembayaran yang terlibat.

Iran telah memberi tahu Dewan Keamanan PBB dan Organisasi Maritim Internasional bahwa “kapal non-musuh” dapat melintasi selat tersebut jika mereka berkoordinasi dengan otoritas Iran, Reuters melaporkan pada hari Selasa.

Untuk mengamankan transit kapal tanker Bangchak, kedutaan Thailand di Muscat juga bekerja sama dengan otoritas Oman, berkoordinasi dengan Iran melalui kedutaannya di Bangkok, kata sumber Kementerian Luar Negeri Thailand, yang meminta namanya dirahasiakan karena sensitivitas masalah tersebut.

Dalam sebuah unggahan di X, kedutaan Iran di Thailand mengatakan bahwa lewatnya kapal Thailand tersebut mencerminkan hubungan erat antara kedua negara.

“Teman memiliki tempat khusus,” katanya.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top