Jakarta|EGINDO.co Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk kembali menunjukkan pergerakan menarik pada perdagangan Selasa, 17 Maret 2026. Logam mulia ini masih menjadi salah satu instrumen favorit di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Berdasarkan data terbaru, harga emas Antam ukuran 1 gram berada di level Rp2.988.000, atau Rp2.995.470 setelah dikenakan pajak PPh 0,25%. Kenaikan ini turut diikuti oleh hampir seluruh ukuran lainnya, mencerminkan tetap kuatnya minat investor terhadap aset lindung nilai (safe haven).
Untuk ukuran terkecil, yakni 0,5 gram, harga dibanderol Rp1.544.000 (Rp1.547.860 setelah pajak). Sementara itu, emas 5 gram dijual Rp14.715.000 dan menjadi Rp14.751.788 setelah pajak. Adapun ukuran 10 gram mencapai Rp29.375.000, sedangkan 25 gram dipatok Rp73.312.000.
Pada kategori berat yang lebih besar, emas 50 gram berada di level Rp146.545.000, dan 100 gram mencapai Rp293.012.000. Investor dengan kapasitas besar dapat mempertimbangkan ukuran 250 gram yang menyentuh Rp732.265.000, hingga ukuran 1 kilogram yang kini berada di kisaran Rp2,928 miliar.
Sejumlah analis menilai tren kenaikan harga emas saat ini tidak terlepas dari dinamika global, termasuk fluktuasi harga minyak, kebijakan suku bunga bank sentral, serta ketegangan geopolitik. Kondisi ini mendorong investor untuk mengalihkan asetnya ke instrumen yang relatif lebih aman.
Mengutip laporan Bloomberg, harga emas dunia masih bergerak stabil di tengah ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Sementara itu, Reuters menyoroti bahwa permintaan emas fisik di kawasan Asia, termasuk Indonesia, cenderung meningkat seiring pelemahan nilai tukar di beberapa negara berkembang.
Dengan kondisi tersebut, emas diperkirakan masih akan menjadi pilihan utama untuk diversifikasi portofolio dalam jangka menengah hingga panjang, terutama bagi investor yang menghindari risiko tinggi di pasar keuangan.
Namun demikian, pelaku pasar tetap disarankan mencermati pergerakan harga secara berkala, mengingat volatilitas global yang masih cukup tinggi dan berpotensi memengaruhi harga emas dalam waktu singkat. (Sn)