Jakarta|EGINDO.co Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di DKI Jakarta pada Selasa akan didominasi langit cerah berawan sepanjang hari. Suhu udara diprediksi bergerak dari kisaran 25–28 derajat Celcius pada pagi hari, lalu meningkat pada siang hari ke rentang 30–34 derajat Celcius, dengan puncak suhu mencapai 35 derajat Celcius di wilayah Jakarta Selatan. Memasuki sore hingga malam, suhu cenderung menurun ke level 28–32 derajat Celcius. Sementara itu, kecepatan angin berada di kisaran 7–15 km per jam dengan tingkat kelembaban relatif tinggi, yakni antara 60 hingga 90 persen.
Kondisi cuaca yang relatif panas ini berpotensi memengaruhi aktivitas ekonomi di ibu kota, khususnya pada sektor konsumsi dan energi. Cuaca terik biasanya mendorong peningkatan penggunaan listrik untuk pendingin ruangan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan beban konsumsi energi rumah tangga maupun perkantoran. Selain itu, aktivitas perdagangan ritel dan sektor informal cenderung menyesuaikan pola operasionalnya, terutama pada jam-jam puncak panas di siang hari.
Sejumlah analis yang dikutip oleh Kompas menyebutkan bahwa kondisi cuaca panas di perkotaan besar seperti Jakarta dapat berdampak pada produktivitas tenaga kerja, terutama di sektor lapangan seperti konstruksi dan transportasi. Di sisi lain, laporan CNBC Indonesia juga menyoroti bahwa cuaca cerah cenderung mendukung kelancaran distribusi logistik karena minim gangguan hujan, sehingga dapat menjaga stabilitas pasokan barang.
Dengan demikian, meskipun cuaca cerah berawan memberikan keuntungan dari sisi mobilitas dan distribusi, suhu tinggi tetap menjadi faktor yang perlu diantisipasi oleh pelaku usaha, terutama dalam menjaga efisiensi operasional dan kesehatan pekerja. (Sn)