Jepang Minta Australia Tingkatkan Produksi LNG Ditengah Krisis Iran

Australia, pemasok LNG  terbesar Jepang
Australia, pemasok LNG terbesar Jepang

Tokyo | EGINDO.co – Menteri Perindustrian Jepang Ryosei Akazawa pada hari Sabtu meminta Australia, pemasok gas alam cair terbesar Jepang, untuk meningkatkan produksi mengingat krisis Timur Tengah.

Jepang bergantung pada Timur Tengah untuk sekitar 11 persen impor LNG-nya, dengan 6 persen dikirim melalui Selat Hormuz, yang secara efektif ditutup karena perang AS-Israel di Iran. Jepang juga bergantung pada kawasan tersebut untuk sekitar 95 persen pasokan minyak mentahnya.

Sekitar 20 persen pasokan LNG global terhenti karena perang AS-Israel di Iran telah menutup fasilitas LNG QatarEnergy, mengganggu pasokan energi dari Timur Tengah. Dibutuhkan waktu berbulan-bulan untuk kembali ke pengiriman normal, kata Menteri Energi Qatar Saad al-Kaabi pekan lalu.

“Untuk situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, pasokan LNG yang terjangkau dan stabil dari Australia adalah jalur kehidupan keamanan energi di Jepang dan kawasan ini,” kata Akazawa kepada Menteri Sumber Daya Australia Madeleine King selama pertemuan bilateral mereka.

“Kami ingin dengan tulus meminta kontribusi Anda yang berkelanjutan untuk pasokan yang stabil, termasuk kemungkinan peningkatan produksi sebanyak mungkin,” kata Akazawa.

Kedua menteri tersebut menghadiri Forum Menteri dan Bisnis Keamanan Energi Indo-Pasifik di Tokyo pada hari Sabtu.

Australia memasok sekitar 40 persen impor LNG Jepang.

“Australia tetap menjadi mitra tepercaya bagi Jepang dalam memasok LNG ke komunitas Anda,” jawab King. Ia menambahkan bahwa ladang Scarborough dan Barossa akan segera mulai memproduksi lebih banyak gas, meningkatkan produksi dari ladang gas Australia Barat, yang merupakan kontribusi besar bagi ekspor LNG Australia.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top