Hong Kong Usul Longgarkan Aturan Saham Kelas Ganda Demi Naikkan Daya Saing

Hong Kong Exchanges and Clearing (HKEX),
Hong Kong Exchanges and Clearing (HKEX),

Hong Kong | EGINDO.co – Bursa saham Hong Kong telah mengusulkan penurunan ambang batas nilai pasar bagi perusahaan yang ingin menggunakan struktur saham kelas ganda – sebuah langkah yang dapat menambah momentum pada booming penjualan saham di pusat keuangan Asia tersebut.

Bursa Saham Hong Kong Limited, sebuah unit dari Hong Kong Exchanges and Clearing (HKEX), mengatakan bahwa proposal tersebut merupakan bagian dari tinjauan daya saing yang lebih luas.

Perusahaan terkadang lebih menyukai struktur saham kelas ganda karena dapat memberikan kekuatan suara tambahan kepada para pendiri, memungkinkan mereka untuk mempertahankan tingkat kendali yang tinggi atas perusahaan mereka meskipun menjual saham kepada investor lain.

Saat ini terdapat dua ambang batas alternatif yang dapat dipertimbangkan oleh perusahaan yang tertarik pada hak suara berbobot, atau struktur saham kelas ganda, ketika mempertimbangkan pencatatan di Hong Kong.

Salah satunya adalah uji nilai pasar sederhana sebesar HK$40 miliar ($5,1 miliar). Sebuah proposal baru menyerukan agar angka tersebut dikurangi setengahnya.

Yang lainnya adalah ambang batas kapitalisasi pasar sebesar HK$10 miliar ditambah pendapatan sebesar HK$1 miliar. Bursa saham Hong Kong kini berupaya menurunkan batas kapitalisasi pasar menjadi HK$6 miliar ditambah pendapatan sebesar HK$600 juta.

Bursa saham juga dapat memperluas cakupan perusahaan yang memenuhi syarat untuk pencatatan saham kelas ganda dengan memasukkan perusahaan yang kesuksesannya berasal dari model bisnis baru, bukan hanya teknologi baru semata.

Dalam perubahan prosedural penting lainnya, HKEX mengusulkan untuk mengizinkan semua pelamar pencatatan saham baru untuk mengajukan permohonan secara rahasia. Saat ini, hak tersebut terutama diberikan kepada perusahaan yang tertarik pada pencatatan saham kedua dan perusahaan di sektor bioteknologi dan teknologi khusus.

Bursa saham saat ini sedang mencari masukan pasar atas proposal tersebut, dengan konsultasi yang akan berlangsung hingga 8 Mei.

Didukung oleh penjualan saham dari perusahaan-perusahaan Tiongkok daratan, Hong Kong menjadi tempat pencatatan saham teratas di dunia pada tahun 2025 dengan total penggalangan dana pasar modal ekuitas melonjak 164 persen menjadi $103 miliar, menurut data dari bursa saham.

Prospek untuk kesepakatan baru sangat kuat dengan 530 permohonan papan utama yang diajukan hingga 27 Februari.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top