Astra Infra Perkirakan 6,8 Juta Kendaraan Melintas saat Mudik Lebaran 2026

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co Perusahaan pengelola jalan tol Astra Infra memproyeksikan lonjakan arus kendaraan yang signifikan selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026. Dalam rentang H-10 hingga H+10 Lebaran, sekitar 6,8 juta kendaraan diperkirakan akan melintas di tiga ruas tol utama yang dikelola perusahaan tersebut.

Prediksi tersebut mendorong operator tol untuk memperkuat berbagai kesiapan operasional guna memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan masyarakat selama periode libur panjang tersebut.

Chief Executive Officer Astra Infra Group menyatakan bahwa perusahaan telah menyiapkan sistem pengawasan lalu lintas yang terintegrasi. Lebih dari 500 kamera CCTV dipasang di berbagai titik strategis untuk memantau kondisi jalan secara langsung melalui sistem pemantauan real-time. Teknologi ini diharapkan mampu membantu pengelola tol merespons secara cepat jika terjadi kepadatan maupun gangguan di jalur utama mudik.

Selain penguatan sistem digital, perusahaan juga mengerahkan lebih dari 800 personel operasional yang akan bertugas selama masa mudik. Mereka didukung oleh sekitar 90 unit armada layanan, termasuk kendaraan patroli, derek, ambulans, serta layanan bantuan darurat lainnya yang siaga di sepanjang ruas tol.

Di sisi fasilitas bagi pengguna jalan, Astra Infra memastikan ketersediaan 29 rest area yang dapat dimanfaatkan pemudik untuk beristirahat. Pada periode mudik dan arus balik tahun ini, perusahaan juga menyiapkan satu rest area fungsional di ruas Tol Cikopo–Palimanan guna mengantisipasi lonjakan kendaraan dan mencegah penumpukan di tempat istirahat yang sudah ada.

Sejumlah media nasional seperti Kompas.com dan CNBC Indonesia juga melaporkan bahwa peningkatan volume kendaraan selama musim mudik merupakan tren tahunan seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat pada periode libur Idul Fitri.

Dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, operator jalan tol berharap arus lalu lintas selama mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih lancar, sekaligus memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi para pengguna jalan. (Sn)

Scroll to Top