Pendapatan dan Laba Bersih Golden Energy Mines Emiten Group Sinarmas Turun pada 2025

PT Golden Energy Mines Tbk
PT Golden Energy Mines Tbk

Jakarta | EGINDO.com – PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) mengalami penurunan kinerja keuangan pada akhir 2025 seiring efek pelemahan harga batubara dunia. Mengutip laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan usaha GEMS turun 11,07% year on year (yoy) menjadi US$ 2,41 miliar pada 2025, dari sebelumnya yakni US$ 2,71 miliar.

Kemudian terdapat perubahan komposisi pendapatan usaha GEMS dari sisi area penjualan. Pada 2024 lalu, pendapatan usaha GEMS didominasi oleh penjualan luar negeri yakni US$ 1,77 miliar, namun kemudian pada 2025 jumlahnya menyusut menjadi hanya US$ 855,20 juta. Sebaliknya, penjualan dalam negeri GEMS meningkat dari sebelumnya US$ 931,14 juta pada 2024 menjadi US$ 1,56 miliar pada 2025.

Adapun beban pokok penjualan GEMS mengalami kenaikan 2,5% yoy menjadi US$ 1,64 miliar pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni US$ 1,60 miliar. Hasil tersebut  membuat laba kotor GEMS terkoreksi 30,18% yoy menjadi US$ 771,24 juta pada 2024, dari periode sebelumnya yakni US$ 1,10 miliar.

GEMS mampu mengurangi beban usaha sebesar 12,83% yoy dari US$ 464,09 juta pada 2024 menjadi US$ 404,56 juta pada 2025. Namun, laba usaha GEMS tetap menyusut 42,75% yoy dari US$ 640,49 juta pada 2024 menjadi US$ 366,68 juta pada 2025.

Hingga akhir 2025, laba bersih yang teratribusikan kepada pemilik entitas induk GEMS tercatat sebanyak US$ 258,23 juta atau berkurang 45,50% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni US$ 473,81 juta. Total aset GEMS hingga akhir 2025 berjumlah US$ 1,19 miliar yang terdiri dari liabilitas sebesar US$ 488,02 juta dan ekuitas sebanyak US$ 705,59 juta.@

Bs/fd/timEGINDO.com

Scroll to Top