Jakarta | EGINDO.com – Saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) yang dikenal dengan Indah Kiat emiten pulp dan kertas Group Sinarmas melonjak, sepekan terakhir bulan Februari 2026. Penguatan harga saham Indah Kiat Pulp & Paper sejak awal tahun 2026 dinilai mulai mencerminkan perbaikan fundamental perseroan, seiring kinerja keuangan yang tetap solid dan prospek industri kemasan yang masih positif.
Para analis menilai capaian laba bersih INKP yang mencapai sekitar Rp 5,4 triliun hingga September 2025 menunjukkan ketahanan bisnis di tengah kondisi makro yang fluktuatif. Dinilai efisiensi operasional serta stabilnya harga jual pulp dan kertas kemasan menjadi penopang utama kinerja.
Sementara itu INKP dinilai mulai beroperasinya ekspansi pabrik industrial paper diperkirakan memberi tambahan kapasitas signifikan yang berpotensi mendorong pertumbuhan pendapatan secara struktural pada 2026. INKP juga dari segmen kertas kemasan akan menjadi motor utama, sejalan dengan tren global peralihan dari plastik menuju kemasan ramah lingkungan.
Pasalnya, permintaan ekspor, terutama dari China dan India, dinilai tetap lebih dominan dibanding pasar domestik. Sejalan dengan itu margin laba berpeluang membaik didorong efisiensi bahan baku serta potensi penurunan suku bunga yang dapat menekan beban bunga perseroan.
Sejalan dengan itu minat investor terhadap INKP terjadi karena pasar mulai menyadari valuasi saham yang sebelumnya murah, ditambah berakhirnya siklus belanja modal besar perusahaan. Target saham dengan harga Rp 12.000 per saham menjadi tujuan dimana INKP membukukan laba bersih US$ 325,92 juta pada periode sembilan bulan 2025, naik 44,14% secara tahunan meskipun pendapatan turun tipis menjadi US$ 2,36 miliar.
Untuk itu keberlanjutan kinerja pada 2026 masih terbuka selama kondisi industri pulp global stabil. Pendapatan diperkirakan tumbuh moderat mengikuti siklus harga pulp, dengan peluang perbaikan margin jika permintaan segmen kemasan tetap solid.
Nilai saham terus membaik dimana pada Rabu (25/2/2026) lalu, saham INKP telah menguat lebih dari 35% secara year to date, yang dinilai mencerminkan kombinasi sentimen korporasi dan mulai munculnya potensi rerating fundamental di mata investor. Dengan demikian prospek saham INKP tetap konstruktif untuk investor jangka menengah.@
Bs/fd/timEGINDO.com