Jakarta|EGINDO.co Harga emas perhiasan di pasar domestik menunjukkan pergerakan yang tidak seragam pada Kamis, 26 Februari 2026. Sejumlah gerai mencatatkan kenaikan harga, sementara lainnya justru melakukan penyesuaian turun dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.
Berdasarkan pembaruan harga di laman resmi Raja Emas, banderol emas 24 karat naik ke posisi Rp2.530.000 per gram. Kenaikan ini sejalan dengan tren penguatan permintaan ritel yang masih cukup solid di tengah fluktuasi harga logam mulia global.
Di sisi lain, gerai Laku Emas mencatat koreksi harga. Untuk kadar 24 karat, harga tercatat berada di level Rp2.620.000 per gram, turun dibandingkan hari sebelumnya.
Sejumlah analis menilai perbedaan harga antar gerai dipengaruhi oleh strategi masing-masing pelaku usaha, termasuk penyesuaian margin, stok, serta respons terhadap pergerakan harga emas dunia. Seperti dilaporkan CNBC Indonesia, fluktuasi harga emas global belakangan dipengaruhi sentimen suku bunga dan penguatan dolar AS. Sementara itu, Bisnis.com mencatat minat masyarakat terhadap emas perhiasan tetap terjaga, baik sebagai instrumen lindung nilai maupun penopang kebutuhan gaya hidup.
Dengan kondisi harga yang dinamis, masyarakat disarankan untuk memantau perkembangan pasar secara berkala sebelum melakukan pembelian atau penjualan. Ketelitian dalam membaca tren dinilai penting agar keputusan transaksi lebih optimal, terutama di tengah volatilitas harga komoditas global. (Sn)