Jakarta|EGINDO.co Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan awal pekan dengan kinerja positif. Pada sesi pagi, Senin (23/2/2026) pukul 09.20 WIB, indeks tercatat menguat 77,28 poin atau 0,93 persen ke posisi 8.349,05.
Sejak pembukaan di level 8.334,54, IHSG langsung bergerak di teritori hijau dan sempat menembus posisi tertinggi harian di 8.375,08. Adapun level terendah yang dicapai pada perdagangan pagi ini berada di 8.327,57.
Aktivitas transaksi terpantau cukup ramai. Volume perdagangan mencapai 7,03 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp3,42 triliun. Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa tercatat berada di kisaran Rp15.071 triliun.
Dari sisi pergerakan saham, sebanyak 384 emiten membukukan kenaikan harga. Penguatan dipimpin oleh saham DIVA dan MEGA yang mencatatkan lonjakan signifikan. Di sisi lain, terdapat 224 saham yang bergerak melemah, sedangkan sisanya stagnan.
Sejumlah analis menilai penguatan IHSG pada awal pekan ini didorong oleh sentimen positif dari dalam negeri serta stabilnya arus dana asing. Selain itu, pelaku pasar juga mencermati perkembangan ekonomi global dan arah kebijakan suku bunga bank sentral utama.
Mengacu pada laporan pasar yang dirilis Bloomberg dan CNBC Indonesia, pergerakan indeks saham kawasan Asia pada pagi hari cenderung variatif, seiring sikap investor yang menanti rilis data ekonomi terbaru dan perkembangan geopolitik global.
Pelaku pasar diperkirakan masih akan mencermati dinamika nilai tukar rupiah, harga komoditas, serta aliran modal asing untuk menentukan arah IHSG pada sesi perdagangan berikutnya. Jika sentimen eksternal tetap kondusif, indeks berpotensi melanjutkan penguatan dengan menguji level resistensi terdekat. (Sn)