Hanoi | EGINDO.co – Tiga maskapai penerbangan Vietnam menandatangani kesepakatan dengan produsen AS, Boeing, pada hari Kamis untuk membeli total 90 pesawat, seiring Vietnam dan Amerika Serikat melanjutkan negosiasi kesepakatan perdagangan baru.
Kesepakatan tersebut ditandatangani selama kunjungan kepala Partai Komunis Vietnam, To Lam, ke Amerika Serikat untuk menghadiri pertemuan perdana Dewan Perdamaian, sebuah inisiatif yang diluncurkan oleh Presiden AS Donald Trump untuk mengatasi konflik global.
Vietnam Airlines menandatangani perjanjian senilai $8,1 miliar dengan Boeing untuk membeli 50 pesawat jet berbadan sempit 737-8, kata Vietnam Airlines dalam sebuah pernyataan.
Maskapai tersebut dijadwalkan akan menerima pengiriman pesawat antara tahun 2030 dan 2032, kata maskapai itu dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa ini akan meningkatkan total armadanya menjadi sekitar 151 pesawat pada tahun 2030.
Maskapai penerbangan nasional negara itu juga sedang bernegosiasi dengan Boeing untuk pembelian tambahan 30 pesawat berbadan lebar dengan nilai hingga $12 miliar, katanya.
Maskapai penerbangan Vietnam yang baru didirikan, Sun PhuQuoc Airways, juga menandatangani kesepakatan senilai $22,5 miliar dengan Boeing pada hari Kamis untuk membeli 40 pesawat jet 787-9 Dreamliner, demikian pernyataan maskapai tersebut.
Sementara itu, maskapai penerbangan murah Vietnam, Vietjet, mengamankan kesepakatan pembiayaan senilai $965 juta dengan Griffin Global Asset Management untuk pembelian 6 pesawat Boeing 737-8.
Vietnam mengatakan awal bulan ini bahwa mereka bersedia membeli lebih banyak barang Amerika setelah Gedung Putih mengumumkan pada bulan Oktober bahwa Amerika Serikat akan mempertahankan tarif pada sebagian besar barang Vietnam sebesar 20 persen sambil menghapus bea masuk pada produk-produk tertentu.
Sumber : CNA/SL