Jakarta|EGINDO.co Harga emas batangan pada perdagangan Kamis, 19 Februari 2026, menunjukkan tren stabil di level tinggi, mencerminkan kuatnya minat investor terhadap instrumen safe haven di tengah dinamika ekonomi global. Pembaruan harga yang dirilis pukul 08.30 WIB menegaskan bahwa logam mulia masih menjadi pilihan utama untuk menjaga nilai aset dari tekanan inflasi maupun volatilitas pasar keuangan.
Berdasarkan data resmi dari PT Aneka Tambang Tbk melalui unit bisnis Logam Mulia, rincian harga emas batangan adalah sebagai berikut:
| Berat | Harga Dasar | Harga + PPh 0,25% |
|---|---|---|
| 0,5 gr | Rp1.508.000 | Rp1.511.770 |
| 1 gr | Rp2.916.000 | Rp2.923.290 |
| 2 gr | Rp5.772.000 | Rp5.786.430 |
| 3 gr | Rp8.633.000 | Rp8.654.583 |
| 5 gr | Rp14.355.000 | Rp14.390.888 |
| 10 gr | Rp28.655.000 | Rp28.726.638 |
| 25 gr | Rp71.512.000 | Rp71.690.780 |
| 50 gr | Rp142.945.000 | Rp143.302.363 |
| 100 gr | Rp285.812.000 | Rp286.526.530 |
| 250 gr | Rp714.265.000 | Rp716.050.663 |
| 500 gr | Rp1.428.320.000 | Rp1.431.890.800 |
| 1.000 gr | Rp2.856.600.000 | Rp2.863.741.500 |
Secara fundamental, pergerakan emas domestik dipengaruhi oleh beberapa sentimen utama, antara lain:
-
Kebijakan suku bunga global – Ekspektasi pelonggaran moneter di sejumlah negara maju meningkatkan daya tarik emas.
-
Nilai tukar dolar AS – Pelemahan dolar cenderung mengerek harga emas.
-
Ketegangan geopolitik – Konflik dan ketidakpastian global memperkuat permintaan lindung nilai.
Laporan pasar komoditas internasional yang dirangkum oleh Bloomberg dan Reuters juga menyoroti bahwa arus investasi ke emas meningkat seiring fluktuasi pasar saham dan obligasi dunia.
Analis memproyeksikan harga emas masih berpotensi bergerak konsolidatif dengan kecenderungan menguat dalam jangka menengah, terutama bila:
-
Inflasi global bertahan di atas target bank sentral
-
Risiko resesi meningkat
-
Permintaan fisik dari Asia tetap solid
Dengan kondisi tersebut, emas batangan dinilai tetap relevan sebagai instrumen diversifikasi portofolio, baik bagi investor ritel maupun institusi.
Harga emas per 19 Februari 2026 berada di level tinggi dan stabil. Ditopang ketidakpastian global dan ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar, logam mulia masih menjadi pilihan strategis untuk perlindungan nilai kekayaan. (Sn)