Jakarta|EGINDO.co Presiden Prabowo Subianto tiba di Washington, D.C. dalam rangka kunjungan resmi kenegaraan ke Amerika Serikat. Agenda utama lawatan tersebut mencakup pertemuan bilateral dengan Presiden Donald Trump serta partisipasi dalam forum internasional yang membahas isu perdamaian global.
Dalam pertemuan tingkat tinggi itu, kedua kepala negara dijadwalkan membahas penguatan hubungan bilateral, khususnya di sektor ekonomi, perdagangan, dan investasi. Fokus pembicaraan diarahkan pada upaya memperluas akses pasar, memperkuat rantai pasok industri, serta membuka peluang kolaborasi strategis yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kedua negara.
Selain agenda bilateral, Presiden Prabowo juga akan menghadiri forum Board of Peace Gaza. Kehadiran Indonesia dalam forum tersebut menegaskan posisi aktif pemerintah dalam diplomasi internasional, terutama terkait upaya perdamaian dan stabilitas di kawasan Timur Tengah.
Seorang pejabat pendamping dalam delegasi menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari diplomasi langsung Presiden untuk memperkuat kemitraan ekonomi global Indonesia. Upaya tersebut diharapkan berdampak pada peningkatan produktivitas industri nasional, transfer teknologi, serta perluasan kerja sama perdagangan bernilai tambah.
Sejumlah media nasional turut menyoroti arti penting lawatan ini. Laporan Kompas menyebutkan bahwa pertemuan Indonesia–Amerika Serikat berpotensi membuka peluang investasi baru di sektor manufaktur dan energi. Sementara itu, kantor berita Antara menilai kunjungan tersebut sebagai momentum strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi global di tengah dinamika geopolitik dan perdagangan internasional.
Dengan rangkaian agenda tersebut, pemerintah berharap hasil kunjungan dapat memperkokoh kemitraan ekonomi Indonesia–Amerika Serikat sekaligus memperluas peran Indonesia dalam diplomasi dan kerja sama multilateral. (Sn)