Burbank, Calif | EGINDO.co – Disney telah mengirimkan surat peringatan kepada ByteDance yang menuduh perusahaan Tiongkok tersebut menggunakan karakter Disney untuk melatih dan menjalankan generator video AI Seedance 2.0 tanpa izin, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada Reuters.
Disney mengatakan ByteDance telah memasukkan Seedance dengan perpustakaan karakter berhak cipta bajakan dari berbagai waralaba termasuk Star Wars dan Marvel, dan menampilkannya seolah-olah sebagai clip art domain publik, kata sumber tersebut.
Surat tersebut menuduh Seedance mereproduksi, mendistribusikan, dan menciptakan karya turunan yang menampilkan Spider-Man, Darth Vader, dan karakter lainnya, tambah sumber tersebut.
ByteDance akan memperkuat pengamanan pada alat video AI Seedance 2.0 untuk mencegah penggunaan karakter berhak cipta dan kemiripan selebriti tanpa izin, kata perusahaan Tiongkok tersebut kepada BBC pada hari Minggu (15 Februari).
ByteDance tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.
Media berita online Axios adalah yang pertama melaporkan langkah Disney ini. Paramount Skydance juga telah mengirimkan surat peringatan kepada ByteDance, menuduh perusahaan Tiongkok tersebut melakukan “pelanggaran terang-terangan” terhadap kekayaan intelektualnya, seperti yang dilaporkan Variety pada akhir pekan lalu.
Video yang dihasilkan oleh Seedance 2.0, yang dirilis minggu lalu, telah menjadi viral di Tiongkok, termasuk video Tom Cruise dan Brad Pitt berkelahi. Model AI ini telah dibandingkan dengan DeepSeek dan dipuji karena kemampuannya menghasilkan alur cerita sinematik hanya dengan beberapa perintah.
Disney telah mengambil tindakan serupa terhadap Character.AI, menuntut agar perusahaan rintisan tersebut segera menghentikan penggunaan karakter berhak ciptanya tanpa izin.
Pada bulan Desember, Disney menandatangani perjanjian lisensi dengan OpenAI, yang memungkinkan perusahaan rintisan tersebut menggunakan karakter dari franchise Star Wars, Pixar, dan Marvel dalam generator video Sora-nya.
Sumber : CNA/SL