Jelang Bulan Ramadan, Begini Harga Sembako di Kota Medan

Pasar tradisional di kota Medan Provinsi Sumatera Utara sepi, daya beli lemah, pengangguran banyak. (Foto: Fadmin Malau)
Pasar tradisional di kota Medan sepi, daya beli lemah (Foto: Fadmin Malau)

Medan | EGINDO.com – Jelang Bulan Ramadan yang tinggal menghitung hari harga Sembilan bahan pokok (Sembako) di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terpantau masih stabil, belum menunjukkan peningkatan harga dimana pada sejumlah kebutuhan pokok atau sembako di Pasar Tradisional masih stabil seperti di Pasar Tradisional Simpang Limun Medan, di Pusat Pasar Medan.

Hasil pantauan EGINDO.com pada Sabtu (14/2/2026) kemarin menunjukkan belum terjadi lonjakan harga signifikan pada sebagian besar komoditas. Para pedagang sembako di Pasar Tradisional Simpang Limun, misalnya mengatakan hingga saat ini harga bahan kebutuhan pokok masih relatif normal.

Harga sembako masih stabil seperti Beras pada harga Rp15.000 sampai Rp16.000 per kilo, minyak goreng curah Rp18.000 sampai Rp18.500 per kilogram, minyak goreng kemasan masih dijual stabil yakni Rp17.000 per liter. Harga telur ayam, berada pada harga Rp56.000 per papan dengan isi 30 butir.

Sementara itu untuk stok sembako pada sejumlah Pasar Tradisional di Kota Medan dilaporkan dalam kondisi aman dan mencukupi. Diakui para pedagang pasokan barang tidak mengalami kendala meski mendekati bulan Ramadan.

Stok aman, barang banyak dan para pedagang sangat yakin dengan stok aman karena permintaan sembako tahun ini terlihat cenderung sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Biasanya menjelang Ramadan ramai, akan tetapi tahun ini malah sepi.

Para pedagang menduga sepinya pembeli disebabkan ekonomi masyarakat semakin sulit dan para pedagang berharap stok aman dengan kelancaran distribusi dan ketersediaan stok di pasar tradisional. Pedagang juga berharap agar perekonomian masyarakat meningkat sehingga daya beli baik.@

Bs/timEGINDO.com

Scroll to Top