Medan | EGINDO.com – Permintaan Pernak-pernik Imlek di kota Medan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) meningkat, sejumlah gedung gedung di Kota Medan Sumut berhias pernak pernik imlek seperti pusat perbelanjaan, hotel dan lainnya.
Sejalan dengan itu ketika menjelang perayaan Imlek, pantauan EGINDO.com untuk harga pernak-pernik Imlek yang dijajakan di toko-toko kawasan Jalan Brigjen Katamso diinformasikan harga masih stabil dan tidak mengalami kenaikan.
Kondisi harga masih stabil dan tidak mengalami kenaikan meski permintaan pernak-pernik Imlek mulai meningkat menjelang Imlek membuat pembeli semakin banyak. Sejumlah pedagang pernak-pernik Imlek yang ditemui EGNDO.com kemarin di Jalan Brigjen Katamso Medan mengatakan hingga saat ini belum ada penyesuaian harga pada berbagai jenis pernak-pernik Imlek yang dijual.
Belum ada kenaikan harga dan dijelaskan pernak-pernik yang paling banyak dicari masyarakat menjelang Imlek antara lain liong naga, hiasan nanas, kertas emas, kertas bergambar naga, dupa bergambar naga, lilin jelly dan lainnya. Pernak-pernik tersebut banyak dicari karena akan digunakan untuk keperluan sembahyang.
Diakui para pedagang bahwa kenaikan harga bisa saja terjadi mengingat sebagian besar barang merupakan produk impor akan tetapi masih stabil meskipun harga bisa naik disebabkan biaya masuk atau cukai dari barang yang merupakan produk impor.
Disampin itu tentang ketersediaan barang. Pernak pernik Imlek stoknya dalam kondisi aman dan pembeli didominasi oleh perseorangan dan pihak vihara. Namun, kondisi yang ada hingga kini penjualan masih sepi, bahkan lebih sepi dari tahun lalu. Bila dibandingkan tahun lalu, Imlek tahun ini cenderung lebih sepi. Bisa jadi faktor ekonomi masyarakat.@
Bs/timEGINDO.com