Tren Harga Emas Perhiasan Menguat di Awal Pekan, Minat Investasi dan Konsumsi Meningkat

ilustrasi emas perhiasan
ilustrasi emas perhiasan

Jakarta|EGINDO.co Harga emas perhiasan kembali menjadi sorotan pasar pada awal pekan, Senin (9/2/2026), seiring meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap logam mulia tersebut, baik sebagai instrumen penyimpan nilai maupun bagian dari kebutuhan gaya hidup. Stabilitas harga yang relatif terjaga membuat emas perhiasan tetap dipandang menarik, khususnya untuk investasi jangka panjang di tengah dinamika ekonomi.

Kecenderungan ini juga tercermin dari pemantauan harga yang rutin dirilis sejumlah pelaku usaha ritel emas. Dua di antaranya, Raja Emas Indonesia dan Laku Emas CMK Group, menunjukkan pergerakan harga yang masih berada pada level tinggi.

Berdasarkan data Raja Emas Indonesia, harga emas perhiasan 24 karat berada di kisaran Rp2.490.000 per gram. Sementara itu, Laku Emas CMK Group menetapkan harga 24 karat sedikit lebih rendah, yakni Rp2.439.000 per gram. Perbedaan harga tersebut lazim terjadi, dipengaruhi faktor biaya produksi, desain, hingga margin penjualan masing-masing gerai. Adapun untuk kadar di bawahnya, harga bergerak turun secara bertahap hingga level 12 karat.

Sejumlah analis menilai, tren kenaikan minat terhadap emas perhiasan tidak terlepas dari fluktuasi pasar keuangan global serta nilai tukar. Mengutip laporan Bisnis Indonesia, permintaan emas domestik cenderung meningkat saat ketidakpastian ekonomi muncul karena masyarakat mencari aset lindung nilai yang likuid. Senada, Kontan menyoroti bahwa stabilnya harga emas beberapa waktu terakhir turut mendorong transaksi ritel, terutama menjelang momentum kebutuhan konsumsi seperti hajatan dan musim pernikahan.

Dengan kondisi tersebut, pemantauan harga secara berkala menjadi krusial bagi masyarakat. Perencanaan pembelian yang matang dinilai dapat membantu memperoleh harga optimal sekaligus memaksimalkan fungsi emas perhiasan, baik sebagai investasi maupun aset yang memiliki nilai guna. (Sn)

Scroll to Top