Beijing | EGINDO.co – Kepala perdagangan Hong Kong memanggil Konsul Jenderal Panama di kota itu untuk mengecam putusan pengadilan yang membatalkan kontrak CK Hutchison yang berbasis di Hong Kong untuk mengoperasikan dua pelabuhan di Terusan Panama.
Langkah ini dilakukan setelah Kantor Urusan Hong Kong dan Makau China memperingatkan Panama tentang “harga mahal” yang harus dibayar atas keputusan tersebut awal pekan ini.
Sekretaris Perdagangan dan Pembangunan Ekonomi Hong Kong, Algernon Yau Ying-wah, menyatakan “ketidakpuasan dan penentangan yang kuat” terhadap keputusan Mahkamah Agung Panama selama pertemuan dengan Konsul Jenderal Panama, Jose Ramon de Jesus Varela Fabrega, menurut unggahan biro tersebut pada hari Jumat.
Yau mengatakan perusahaan tersebut telah melakukan investasi besar dan menciptakan lapangan kerja di Panama selama bertahun-tahun. Ia mengkritik Panama karena “menghancurkan kredibilitas nasionalnya” dalam langkah yang menurutnya akan menyebabkan kerusakan yang luas pada lingkungan bisnis dan pembangunan ekonomi negara tersebut dan secara serius merusak aturan perdagangan internasional.
Ia mendesak pemerintah Panama untuk menghormati semangat kontrak dan menyediakan lingkungan bisnis yang adil dan merata bagi perusahaan-perusahaan yang beroperasi secara sah di wilayah tersebut.
“Perusahaan-perusahaan Hong Kong yang beroperasi dan berinvestasi di Panama harus menerima perlakuan dan perlindungan yang adil dan wajar,” kata Yau.
CK Hutchison telah mengajukan banding terhadap putusan tersebut, dengan unit Panama Ports Company meluncurkan proses arbitrase internasional.
Presiden Panama Jose Raul Mulino pada hari Kamis menyebut keputusan pengadilan itu definitif dan mengatakan ia tidak mengharapkan situasi tersebut akan memburuk.
“Panama adalah negara yang bermartabat dan tidak akan membiarkan dirinya diancam oleh negara mana pun di dunia,” katanya.
Sumber : CNA/SL