Medan | EGINDO.com – Tradisi yang sering dilakukan warga Tionghoa di Medan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) keika menjelang Tahun Baru Imlek dimana Tahun Baru Imlek merupakan salah satu perayaan penting yang dinantikan oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia, tidak terkecuali di Medan.
Wong Sun Hok (61) seorang warga Kota Medan di Sukarame mengatakan Tahun Baru Imlek tidak sekadar menandai pergantian tahun dalam penanggalan lunar, melainkan menjadi momen penuh kehangatan untuk mempererat hubungan keluarga, melestarikan nilai-nilai tradisi, serta melakukan refleksi diri dan doa dengan harapan memperoleh keberkahan dan keberuntungan di tahun yang akan datang.
Dikatakannya ketika menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, bagi orang Tionghoa ada sejumlah tradisi yang lazim dilakukan. “Ketika menjelasng Tahun Baru Imlek orang Tionghoa umumnya membersihkan rumah. Tradisi membersihkan rumah menjadi langkah awal yang hampir selalu dilakukan sebelum Imlek tiba,” kata Wong Sun Hok.
Menurutnya kegiatan membersihkan rumah diyakini sebagai simbol pembersihan diri dari kesialan dan energi negatif yang menempel sepanjang tahun sebelumnya. Katanya dengan rumah yang bersih dan tertata, diharapkan keberuntungan serta hal-hal baik dapat menyertai perjalanan di tahun baru.
Disamping membersihkan rumah juga menghias rumah. “Usai dibersihkan, rumah biasanya dipercantik dengan berbagai dekorasi khas Imlek. Ornamen bernuansa merah kerap mendominasi, karena warna tersebut dipercaya melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan. Lampion serta hiasan dinding juga dipasang untuk menciptakan suasana perayaan yang lebih semarak,” katanya.
Diakuinya membersihkan rumah dan menghiasnya hal yang selalu dilakukannya. Kemudian hal yang biasa juga dilakukannya bersama keluarga menyiapkan hidangan Khas Imlek yakni makanan memiliki peran penting dalam perayaan Imlek. “Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan dengan keluarga, sehingga berbagai makanan khas disiapkan untuk disantap bersama. Sajian tersebut tidak hanya menjadi pelengkap perayaan, tetapi juga simbol kehangatan dan kebersamaan antaranggota keluarga,” ujaranya.
Disamping itu juga ketika menjelasng Tahun Baru Imlek menurut Wong Sun Hok berdoa dan penghormatan kepada Leluhur. “Doa dan penghormatan kepada leluhur dilakukan sebagai wujud rasa syukur sekaligus permohonan agar kehidupan di tahun mendatang dipenuhi keberkahan, keselamatan, dan kelancaran,” katanya menegaskan.@
Fd/timEGINDO.com