Wali Kota LA Bass : Pengunjung Piala Dunia Disambut Baik, Gedung Putih Diminta Tegaskan

Wali Kota Los Angeles Karen Bass
Wali Kota Los Angeles Karen Bass

Los Angeles | EGINDO.co – Wali Kota Los Angeles Karen Bass mengatakan ia akan terus memberi tahu calon wisatawan bahwa mereka disambut di kota itu untuk Piala Dunia FIFA tahun ini, tetapi menambahkan bahwa jaminan tersebut perlu digaungkan oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Komentar Bass muncul di tengah pertanyaan tentang apakah kekhawatiran atas penegakan imigrasi AS dapat menyebabkan penggemar internasional menghindari turnamen tersebut, yang akan mencakup delapan pertandingan di Los Angeles pada bulan Juni dan Juli.

“Saya yakin (Trump) tidak akan ikut campur dalam hal itu, tetapi saya pikir pesan itu juga harus datang dari Gedung Putih,” katanya kepada Reuters pada sebuah acara pada hari Rabu yang menampilkan rencana keterlibatan komunitas dan penggemar kota untuk turnamen tersebut.

“Merekalah yang perlu mengirimkan pesan itu. Saya akan mengirimkan pesan bahwa orang-orang disambut di kota Los Angeles.”

Pemerintahan Trump telah memperburuk hubungan internasional melalui kebijakan perdagangan yang sarat tarif, larangan perjalanan ke negara-negara tertentu, dan pembicaraan tentang akuisisi Greenland. Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Trump telah menjadi pendukung kuat turnamen ini, yang akan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ia menerima penghargaan perdamaian perdana FIFA pada pengundian Piala Dunia di Washington bulan lalu.

FIFA bulan ini melaporkan rekor permintaan tiket dari seluruh dunia, tetapi mantan presiden FIFA Sepp Blatter pada hari Senin mengusulkan boikot penggemar.

“Untuk para penggemar, saya hanya punya satu nasihat: jauhi Amerika Serikat!” tulisnya di X.

Pernyataan Bass muncul setelah Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mengumumkan bahwa personel Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) akan membantu melindungi delegasi AS di Olimpiade Musim Dingin bulan depan di Italia, yang menyebabkan kegemparan politik di negara tersebut.

“Saya pikir itu sangat menakutkan. Saya pikir itu mengirimkan pesan yang sangat menakutkan kepada dunia,” kata Bass tentang pengerahan tersebut.

Agen ICE dan Patroli Perbatasan menuai kritik keras atas penegakan kebijakan imigrasi Trump setelah mereka menembak dan membunuh dua warga negara AS dalam insiden terpisah bulan ini di Minnesota.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top