Harga Emas Perhiasan Menguat, Minat Investasi Masyarakat Tetap Terjaga

Ilustrasi emas perhiasan
Ilustrasi emas perhiasan

Jakarta|EGINDO,co Harga emas perhiasan di pasar domestik kembali mencatatkan tren penguatan pada Kamis, 29 Januari 2026. Kenaikan harga ini sejalan dengan perkembangan ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian, serta faktor permintaan di dalam negeri yang relatif stabil.

Emas perhiasan tetap menjadi salah satu pilihan favorit masyarakat, tidak hanya sebagai instrumen lindung nilai dan investasi jangka panjang, tetapi juga sebagai bagian dari kebutuhan gaya hidup. Pergerakan harga yang dinamis membuat konsumen semakin cermat dalam menentukan waktu pembelian.

Sejumlah gerai emas besar, seperti Laku Emas dan Raja Emas, telah menyesuaikan harga jual emas perhiasan dengan kadar mulai dari 12 karat hingga 24 karat. Perbedaan harga antar gerai pun terlihat cukup variatif, mencerminkan strategi penetapan harga masing-masing pelaku usaha.

Menurut laporan media ekonomi CNBC Indonesia dan Bisnis Indonesia, fluktuasi harga emas perhiasan turut dipengaruhi oleh pergerakan harga emas dunia, nilai tukar rupiah, serta biaya produksi dan distribusi di tingkat ritel. Kondisi ini mendorong masyarakat untuk aktif membandingkan harga sebelum bertransaksi.

Dengan adanya selisih harga di berbagai gerai, konsumen diharapkan dapat lebih bijak dalam memilih tempat pembelian, sekaligus memanfaatkan momentum pasar emas yang masih menunjukkan prospek positif ke depan. (Sn)

Scroll to Top