Harga Emas Hari Ini, 27 Januari 2026: Emas Batangan Tembus Rp2,9 Juta per Gram

ilustrasi emas dan perak
ilustrasi emas dan perak

Jakarta|EGINDO.co Harga emas batangan kembali menunjukkan pergerakan signifikan pada perdagangan Selasa, 27 Januari 2026. Berdasarkan daftar harga resmi yang diperbarui setiap hari pukul 08.30 WIB, harga emas batangan mengalami penguatan di berbagai pecahan, mencerminkan tetap solidnya minat investor terhadap aset lindung nilai di tengah dinamika ekonomi global.

Untuk emas batangan reguler, harga 1 gram dibanderol sebesar Rp2.916.000, atau Rp2.923.290 setelah dikenakan PPh 0,25%. Sementara itu, emas ukuran 0,5 gram dijual dengan harga dasar Rp1.508.000, dan menjadi Rp1.511.770 setelah pajak.

Kenaikan harga juga tercermin pada emas dengan bobot besar. Emas batangan 100 gram dipatok di level Rp285.812.000 sebelum pajak, dan mencapai Rp286.526.530 setelah pajak. Adapun emas 1 kilogram tercatat senilai Rp2,856 miliar, atau Rp2,863 miliar setelah pajak, memperlihatkan konsistensi kenaikan harga pada skala investasi besar.

Tidak hanya emas reguler, produk Emas Batangan Gift Series turut mencatat harga premium. Emas gift 1 gram misalnya, dibanderol Rp3.066.000, atau Rp3.073.665 setelah pajak. Sementara itu, Emas Batangan Selamat Idul Fitri ukuran 5 gram dijual dengan harga Rp15.190.000, dan menjadi Rp15.227.975 setelah pajak.

Produk edisi khusus lainnya seperti Emas Batangan Imlek dan Batik Seri III juga menunjukkan harga yang kompetitif. Emas Imlek 8 gram tercatat senilai Rp24.182.800, sedangkan Batik Seri III ukuran 10 gram mencapai Rp29.660.000 sebelum pajak.

Di sisi lain, harga perak murni turut mengalami penyesuaian. Perak murni ukuran 250 gram dijual dengan harga dasar Rp17.087.500, atau Rp18.967.125 setelah termasuk PPN 11%. Sementara itu, perak murni 500 gram dibanderol Rp37.046.250 sudah termasuk pajak.

Untuk kategori Perak Heritage, harga perak ukuran 31,1 gram tercatat sebesar Rp2.912.398, sedangkan ukuran 186,6 gram mencapai Rp16.229.139, sudah termasuk PPN.

Penguatan harga emas dan perak ini menegaskan peran logam mulia sebagai instrumen investasi yang tetap diminati, terutama di tengah ketidakpastian global, fluktuasi nilai tukar, serta ekspektasi kebijakan moneter yang masih ketat. Bagi investor, emas dan perak tetap menjadi pilihan strategis untuk menjaga nilai aset dalam jangka menengah hingga panjang. (Sn)

Scroll to Top