Dari Training MRVL Inspiring Solution, Penyusunan Budget Kebun Kelapa Sawit Jangan Hanya Formalitas

Training Budget Dasar Kebun Sawit
Training Budget Dasar Kebun Sawit

Medan | EGINDO.com – MRVL Inspiring Solution melakukan Training Budget Dasar Kebun Sawit pada 24 dan 25 Januari 2026 dengan narasumber Soemanto Sastro, yang telah malang melintang lebih kurang 37 tahun di dunia perkebunan kelapa sawit nasional dan pernah menduduki berbagai jabatan strategis di perusahaan perkebunan besar.

Dalam Training Budget Dasar Kebun Sawit itu Soemanto Sastro mengingatkan para peserta training bahwa penyusunan budget jangan hanya formalitas, sebab selama ini kelemahan umum dalam penyusunan budget hanya untuk memenuhi kewajiban laporan kepada manajemen. “Tidak ada keterlibatan nyata tim lapangan. Asumsi produksi dan biaya dibuat tanpa dasar data historis. Tidak ada follow-up monitoring setelah budget disahkan,” kata Soemanto Sastro.

Hasilnya katanya bahwa dampak budget tidak menjadi alat kendali manajemen, hanya dokumen. Selisih besar antara realisasi dan anggaran setiap periode. Pemborosan biaya tidak terkendali. Menurunkan akuntabilitas dan disiplin operasional. Untuk itu maka solusinya libatkan manajemen lapangan (operasional) dalam proses penyusunan budget.

Narasumber Soemanto Sastro, praktisi kebun kelapa sawit

Kemudian jadikan budget sebagai acuan utama monitoring. Terapkan sanksi dan insentif berbasis pencapaian budget. Integrasikan budget dengan sistem IT monitoring agar selalu relevan. “Jika hanya formalitas, maka fungsi kendali dan efisiensi hilang. Budget harus diposisikan sebagai alat manajemen strategis, bukan sekadar laporan administrative,” katanya memastikan.

Marvell C Siregar menyampaikan bahwa pelaksanaan Training Budget Dasar Kebun Sawit merupakan bagian dari upaya MRVL Inspiring Solution dalam menjawab tantangan efisiensi dan profitabilitas untuk kebun kelapa sawit. MRVL Inspiring Solution akan terus memberikan solusi dalam perkebunan kelapa sawit hal yang urgent menghadapi tekanan biaya operasional, fluktuasi harga CPO, serta tuntutan efisiensi yang semakin tinggi.

Untuk itu pengelolaan anggaran kebun kelapa sawit menjadi faktor penentu keberlanjutan usaha dibahas pada Training Budget Dasar Kebun Kelapa Sawit yang diselenggarakan pada 24 dan 25 Januari 2026 dan para peserta mendapatkan pengetahuan langsung dari Soemanto materi pengenalan dasar penyusunan budget kebun di perkebunan kelapa sawit.

Pada Training diberikan pelatihan pemahaman konseptual, Komponen biaya utama budget. Keterampilan perhitungan dasar, kemampuan analisis, kesadaran efisiensi dan akuntabilitas. Dikenalkan kelemahan dalam penyusunan budget dan perencanaan operasional kebun. Adapun tujuannya agar dapat memahami konsep dasar budget, mengenal komponen utama budget, menguasai teknik dasar perhitungan, meningkatkan keterampilan analisis dan kontrol biaya, menghubungkan budget dengan produktivitas, mengidentifikasi kelemahan umum penyusunan budget, menumbuhkan kesadaran efisiensi dan akuntabilitas.

MRVL Inspiring Solution melakukan Training Budget Dasar Kebun Sawit pada 24 dan 25 Januari 2026

Soemanto Sastro menekankan pentingnya budget kebun sawit untuk sebagai alat perencanaan, mengendalikan biaya operasional, menjamin ketersediaan input tepat waktu, meningkatkan efisiensi dan produktivitas, sebagai alat evaluasi kinerja, meningkatkan akuntabilitas dan transparansi, mendukung pengambilan keputusan manajemen, mengantisipasi risiko dan perubahan. Hal itu disebabkan fungsi budget menjadi pedoman kerja, arah dan tujuan dengan target alat pengkoordinasian kerja antar departemen, antar unit, antar bagian.

“Keterlibatan multilevel management dalam pembuatan budget sangat dibutuhkan dalam pengambilan keputusan agar budget tersebut bisa lebih akurat, realistis, dan dapat dipertanggungjawabkan. Keterlibatan level management juga sangat mempengaruhi disaat budget tersebut sudah dibahas oleh team site karena bisa memberikan motivasi kepada team, memberikan informasi yang lebih akurat, serta bisa meningkatkan kinerja lebih baik,” kata Soemanto Sastro menegaskan.

Training Budget Dasar Kebun Sawit yang dilaksanakan tidak hanya berbasis teori, tetapi juga berangkat dari realitas lapangan dan pengambilan keputusan manajerial sehingga sejumlah peserta sangat aktif berinteraksi yakni Tomy Chandra, Yahya Winata, Koko Baskoro, Prawito, Abu Chair, Wan Rozai Surbakti dan lainnya.

Menurut Marvell C Siregar training dirancang untuk membantu peserta memahami konsep dasar penyusunan budget kebun kelapa sawit, mulai dari perencanaan biaya per hektare, pengendalian biaya operasional, hingga analisis deviasi antara rencana dan realisasi. Peserta juga akan diajak melihat bagaimana anggaran dapat menjadi alat kendali manajemen, bukan sekadar dokumen administratif.

Kata Siregar tujuannya karena banyak kebun kelapa sawit tidak rugi karena produksinya rendah, tetapi karena anggarannya tidak dikendalikan. Budget yang baik bukan yang terlihat rapi di kertas, tetapi yang hidup dan dipakai sebagai alat keputusan. “Kita ingin menjelaskan kepada para peserta bahwa sesungguhnya kesalahan paling umum dalam pengelolaan kebun adalah memandang budget hanya sebagai kewajiban tahunan. Budget belum dipahami sebagai bagian yang sangat penting, masih hanya menjadi formalitas. Pada hal budget adalah alat untuk menjaga margin dan keberlanjutan sebuah perkebunan kelapa sawit,” kata Marvel C Siregar menegaskan.

Training Budget Dasar Kebun Sawit berjalan lancar dan sukses dengan diikuti para peserta yang terdiri dari estate manager, asisten kebun, staf keuangan, hingga manajemen perkebunan.@

fd/timEGINDO.com

Scroll to Top