Medan | EGINDO.com – Pasca peristiwa banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Jembatan Armco di Tukka kabupaten Tapteng rampung, membuka akses ke desa Sigiringgiring. TNI AD terus berjibaku membuka akses jalan di Kelurahan Hutanabolon menuju Desa Sigiringgiring dan beberapa desa lainnya di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara.
Akibat dampak bencana banjir dan tanah longsor, pada 25 November 2025 lalu, Dandim 0211/TT, Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono mengatakan, jembatan armco yang dibangun Kepala Staf TNI AD (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Kelurahan Hutanabolon telah rampung. “Tadi kita sudah menggelar doa dan syukuran, mudah-mudahan kita diberi kelancaran untuk membuka akses selanjutnya menuju desa-desa yang sampai sekarang masih terisolir,” kata Letkol Bayu kepada wartawan.
Dijelaskannya, ada 10 titik penghalang dari lokasi jembatan armco menuju Desa Sigiringgiring. Kondisinya beragam, ada longsoran yang harus ditimbun, ada yang jalan tinggal separuh dan lainnya. Menurutnya proses pembukaan akses akan disesuaikan dengan medan dan tingkat kesulitannya, tidak harus membuat jembatan di semua titik penghalang.
Menurut perhitungannya totalnya nanti akan ada tiga jembatan menuju Desa Sigiringgiring. Sementara itu, pihaknya juga telah memulai proses pembangunan jembatan gantung di sejumlah titik di Tapteng. Di Desa Bair, Kecamatan Tapian Nauli sudah dimulai tahap persiapan untuk membuat jembatan armco. Kemudian di Desa Parjalihotan juga tahap persiapan pembangunan jembatan kombinasi antara armco dan bailey.
Untuk mendukung seluruh kegiatan tersebut, Kodim 0211/TT mengerahkan 1.200 prajurit. Tugas mereka tidak hanya untuk membuka akses daerah terisolir dan membangun jembatan. Tetapi juga terlibat aktif membersihkan fasilitas umum dan fasilitas pendidikan.@
Bs/timEGINDO.com