IHSG Menguat di Awal Perdagangan, Investor Cermati Arah Kebijakan Suku Bunga BI

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Selasa, 20 Januari 2026, dengan pergerakan positif. Sentimen beli terlihat mendominasi pasar sejak pembukaan, seiring aksi penguatan pada sejumlah saham berkapitalisasi besar yang menjadi motor utama indeks.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 09.00 WIB, IHSG tercatat naik 0,24 persen dan bertengger di level 9.155,35. Kinerja indeks ditopang oleh penguatan saham-saham unggulan, di antaranya PT DCI Indonesia Tbk (DCII), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), serta PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang mencatatkan kenaikan signifikan pada awal sesi.

Dari sisi pergerakan saham, optimisme investor tercermin dari dominasi saham yang bergerak di zona hijau. Tercatat 341 saham menguat, sementara 141 saham melemah, dan 476 saham lainnya bergerak stagnan, menunjukkan pasar masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan positif.

Pelaku pasar saat ini cenderung bersikap selektif sambil menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat. Keputusan bank sentral terkait arah suku bunga acuan menjadi perhatian utama, mengingat kebijakan tersebut akan memengaruhi stabilitas nilai tukar, arus modal, serta prospek pasar keuangan domestik ke depan.

Analis menilai, penguatan IHSG pada pembukaan perdagangan mencerminkan ekspektasi pelaku pasar terhadap kesinambungan kebijakan moneter yang pro-stabilitas. Namun demikian, volatilitas masih berpotensi terjadi seiring meningkatnya kehati-hatian investor menjelang pengumuman resmi dari Bank Indonesia.

Dengan kondisi tersebut, pergerakan IHSG sepanjang hari diperkirakan akan dipengaruhi oleh kombinasi sentimen domestik, khususnya kebijakan moneter, serta dinamika pasar global yang masih menjadi faktor penentu arah investasi. (Sn)

Scroll to Top