Jakarta|EGINDO.co Kondisi cuaca di wilayah Provinsi DKI Jakarta pada Selasa, 20 Januari 2026, diprakirakan didominasi oleh hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Situasi ini berpotensi memengaruhi kelancaran aktivitas masyarakat serta dinamika kegiatan ekonomi harian, khususnya di sektor transportasi, perdagangan, dan jasa.
Berdasarkan prakiraan cuaca kabupaten dan kota, Administrasi Kepulauan Seribu diperkirakan mengalami hujan ringan dengan suhu udara berkisar 26–28 derajat Celsius dan tingkat kelembapan relatif tinggi, yakni 76–85 persen. Kondisi ini relatif kondusif, namun aktivitas pelayaran dan pariwisata laut tetap perlu mewaspadai perubahan cuaca secara tiba-tiba.
Sementara itu, Kota Jakarta Pusat diprakirakan diguyur hujan sedang, dengan suhu 24–29 derajat Celsius dan kelembapan 71–94 persen. Cuaca ini berpotensi memengaruhi mobilitas pekerja serta aktivitas perkantoran dan pusat bisnis yang menjadi penggerak utama perekonomian ibu kota.
Di wilayah Jakarta Utara, cuaca diprediksi hujan ringan dengan suhu 24–28 derajat Celsius dan kelembapan 73–92 persen. Meski relatif lebih ringan, aktivitas logistik, pelabuhan, dan distribusi barang tetap perlu mengantisipasi potensi gangguan akibat curah hujan.
Adapun Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur secara umum diprakirakan mengalami hujan sedang. Ketiga wilayah ini mencatat suhu udara di kisaran 24–29 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan cukup tinggi, yakni 70–96 persen. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kepadatan lalu lintas serta memengaruhi aktivitas perdagangan ritel dan usaha mikro yang sangat bergantung pada mobilitas konsumen.
Secara keseluruhan, dominasi hujan di DKI Jakarta hari ini menjadi faktor eksternal yang perlu diperhitungkan pelaku usaha dan masyarakat. Kesiapan dalam pengaturan waktu operasional, distribusi barang, serta mobilitas tenaga kerja dinilai penting guna menjaga produktivitas dan stabilitas aktivitas ekonomi di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat. (Sn)