Chile Status Darurat Saat Kebakaran Hutan Menewaskan Sedikitnya 15 Orang

Chili dalam status darurat akibat kebakaran hutan
Chili dalam status darurat akibat kebakaran hutan

Santiago | EGINDO.co – Kebakaran hutan yang melanda Chili selatan telah menewaskan sedikitnya 15 orang dan memaksa lebih dari 50.000 orang mengungsi, kata pemerintah pada hari Minggu (18 Januari).

Menteri Keamanan Luis Cordero menyampaikan jumlah korban jiwa akibat kebakaran yang telah berlangsung selama dua hari di wilayah Nuble dan Biobio, sekitar 500 kilometer selatan Santiago.

Presiden Gabriel Boric sebelumnya telah mengumumkan keadaan darurat karena petugas pemadam kebakaran berjuang melawan kobaran api yang dipicu oleh angin kencang dan cuaca panas di musim panas belahan bumi selatan.

Hampir dua lusin kebakaran terjadi di seluruh negeri, banyak di antaranya di Nuble dan Biobio.

“Kita menghadapi situasi yang rumit,” kata Menteri Dalam Negeri Alvaro Elizalde.

Presiden mengumumkan keadaan darurat di Nuble dan Biobio dalam sebuah unggahan di platform media sosial X.

“Semua sumber daya tersedia,” tulis Boric. Antara lain, deklarasi tersebut berarti angkatan bersenjata akan terlibat.

Alicia Cebrian, direktur Layanan Nasional untuk Pencegahan dan Penanggulangan Bencana, mengatakan sebagian besar evakuasi dilakukan di kota-kota Biobio, Penco dan Lirquen, yang memiliki populasi gabungan sekitar 60.000 jiwa.

Gambar yang disiarkan oleh televisi lokal menunjukkan kobaran api di kedua kota tersebut, dengan mobil-mobil hangus di jalanan.

Kebakaran hutan telah berdampak parah di wilayah selatan-tengah Chili dalam beberapa tahun terakhir.

Pada Februari 2024, beberapa kebakaran terjadi secara bersamaan di dekat kota Vina del Mar, barat laut Santiago, yang mengakibatkan 138 kematian, menurut kantor kejaksaan.

Sekitar 16.000 orang terkena dampak kebakaran tersebut, kata pihak berwenang.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top