Medan | EGINDO.com – Webinar digitalisasi administrasi kebun sawit mendorong efisiensi dan transparansi pada era sistem terintegrasi. Upaya meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan administrasi perkebunan kelapa sawit terus menjadi perhatian utama pelaku industri.
Webinar sehari itu dilaksanakan MRVL Inspiring Solution bersama mySAP365 dan PT Lembaga Aplikasi Teknologi Trisakti (LAT Trisakti) pada Sabtu 17 Januari 2026 bertema Digitalisasi Administrasi di Perkebunan Kelapa Sawit sukses digelar MRVL Inspiring Solution dengan menghadirkan Saiful Bahri, MSc, praktisi digitalisasi administrasi sekaligus Founder MySAP365, sebagai narasumber utama.
Webinar yang difasilitasi MRVL Inspiring Solution itu diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan pada sektor perkebunan kelapa sawit, mulai dari staf administrasi, manajemen perusahaan, hingga pemilik perusahaan kebun kelapa sawit yang turut hadir dan berpartisipasi aktif.

Kehadiran para pemilik perusahaan mencerminkan komitmen kuat terhadap transformasi digital sebagai bagian dari strategi pengelolaan usaha perkebunan yang modern dan berkelanjutan. Dalam pemaparannya, Saiful Bahri menegaskan bahwa digitalisasi administrasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kinerja dan daya saing industri kelapa sawit.
“Digitalisasi administrasi bukan sekadar pemanfaatan teknologi, tetapi merupakan upaya membangun sistem kerja yang efisien, akurat, dan transparan. Dengan data yang terintegrasi dan real time, pemilik serta manajemen perusahaan dapat mengambil keputusan yang lebih cepat dan tepat,” ujar Saiful Bahri dalam paparannya.
Ditambahkannya bahwa keterlibatan langsung pemilik perusahaan dalam proses digitalisasi akan mempercepat keberhasilan implementasi di lapangan dan mendorong perubahan budaya kerja yang lebih adaptif terhadap teknologi.
Saiful Bahri, Founder mySAP365, yang telah malang melintang di dunia perkebunan kelapa sawit dan dikenal sebagai perancang ERP perkebunan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pengalaman praktisnya di perusahaan perkebunan besar menjadikan materi webinar relevan, aplikatif, dan berorientasi solusi nyata.
Faktanya dalam sesi Digitalisasi Administrasi Kebun Sawit, peserta memahami bagaimana digitalisasi administrasi mampu mengubah proses kerja kebun yang manual dan terfragmentasi menjadi sistem terpadu, real-time, dan akuntabel, mulai dari administrasi produksi, tenaga kerja, logistik, hingga integrasi data keuangan. “Masalah terbesar kebun bukan kekurangan data, tetapi data yang tersebar dan tidak bisa dipakai untuk mengambil keputusan,” kata Saiful Bahri menegaskan.
Dijelaskan Saiful Bahri bahwa selama administrasi kebun masih manual, kebocoran biaya dan keterlambatan keputusan akan terus terjadi. Digitalisasi bukan soal teknologi mahal, akan tetapi soal keberanian mengubah cara kerja.
Sementara itu, Marvell C Siregar menyampaikan bahwa pelaksanaan webinar merupakan bagian dari upaya MRVL Inspiring Solution dalam menjembatani kebutuhan strategis pemilik usaha dan operasional di lapangan. “Digitalisasi administrasi perkebunan perlu dipahami secara menyeluruh oleh seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemilik perusahaan. Dengan visi dan pemahaman yang sama, proses transformasi digital dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” kata Marvell mengungkapkan.
Marvell juga berharap kegiatan tersebut menjadi awal dari rangkaian pelatihan lanjutan. “Kedepan, kami berencana menghadirkan program-program lanjutan yang lebih aplikatif dan berbasis studi kasus nyata, sehingga digitalisasi administrasi benar-benar memberikan dampak positif bagi efisiensi operasional dan tata kelola perusahaan perkebunan kelapa sawit,” katanya menambahkan.

Dinilainya melalui terselenggaranya webinar, para peserta, termasuk pemilik perusahaan diharapkan mampu mendorong percepatan transformasi digital administrasi di lingkungan perkebunan masing-masing, sekaligus memperkuat daya saing industri kelapa sawit nasional di era digital.
“Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan YME atas berkat dan lindungan-Nya sehingga kegiatan Webinar Sehari Digitalisasi Administrasi di Perkebunan Kelapa Sawit terselenggarakan dan berlangsung dengan baik, lancar, dan penuh antusiasme. Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada sponsor @mysap365 & LAT Trisakti atas dukungan dan kepercayaannya, serta kepada seluruh tim pelaksana kegiatan atas kerja sama, dedikasi, dan komitmennya. Apresiasi yang tinggi juga kami berikan kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif, yang hadir dari berbagai penjuru Nusantara bahkan hingga dari luar negeri,” kata Marvel.
Pada Webinar Sehari Digitalisasi Administrasi di Perkebunan Kelapa Sawit terpilih Agus Santoso dan Muhammad Yayan sebagai penanya terbaik, serta Legimin sebagai pemenang doorprize. Dari sisi penyelenggara, Marvell C Siregar, Founder MRVL Inspiring Solution, menegaskan pentingnya webinar tersebut sebagai langkah awal transformasi yang realistis dan terukur. “Banyak perusahaan ingin digital, tetapi tidak tahu harus mulai dari mana. Webinar ini kami rancang sebagai pintu masuk yang logis membuka pola pikir, menyederhanakan konsep, dan menunjukkan praktik yang benar-benar bisa diterapkan di kebun,” kata Marvell.
Ditekankannya bahwa urgensi perubahan digitalisasi administrasi bukan lagi proyek IT semata, melainkan strategi manajemen untuk menjaga efisiensi, transparansi, dan daya saing kebun sawit kedepan. Webinar Digitalisasi Administrasi Kebun Sawit ditujukan bagi estate manager, asisten kebun, staf administrasi, tim IT, hingga manajemen perkebunan, yang ingin memulai atau memperkuat transformasi digital tanpa mengganggu operasional harian.
“Kolaborasi strategis ketiga pihak diharapkan menghadirkan wawasan yang kritis, membumi, dan relevan, sekaligus mendorong industri sawit beralih menuju pengelolaan berbasis sistem dan data terintegrasi,” kata Marvell C Siregar menandaskan.@
Rel/fd/timEGINDO.com