Purbaya Yudhi Sadewa Yakin Stabilitas Ekonomi Terjaga di Tengah Tekanan Rupiah

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Jakarta|EGINDO.co Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan keyakinannya bahwa perekonomian Indonesia akan tetap berada pada jalur stabil meskipun nilai tukar rupiah mengalami pelemahan hingga menyentuh kisaran Rp16.860 per dolar AS. Menurutnya, tekanan nilai tukar tersebut bersifat sementara dan masih berada dalam batas yang dapat dikelola.

Optimisme tersebut ditopang oleh prospek kembalinya aliran modal asing ke pasar keuangan domestik. Purbaya menilai Indonesia tetap menjadi destinasi menarik bagi investor global, terutama di tengah pergeseran modal ke negara-negara dengan potensi pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.

Di sisi kebijakan moneter, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui serangkaian langkah intervensi di pasar keuangan. Upaya tersebut dilakukan guna meredam dampak tekanan eksternal, terutama yang berasal dari dinamika global dan perubahan arah kebijakan moneter negara maju.

Purbaya menjelaskan bahwa fundamental ekonomi nasional masih memberikan bantalan yang kuat bagi stabilitas rupiah. Aliran masuk modal asing yang berpotensi kembali menguat, ditopang oleh cadangan devisa yang solid, dinilai mampu menjaga keseimbangan pasar valas. Selain itu, persepsi positif investor internasional terhadap prospek ekonomi Indonesia turut memperkuat ketahanan makroekonomi.

“Modal asing akan masuk ke negara yang menawarkan pertumbuhan lebih tinggi. Pada triwulan keempat tahun lalu, pertumbuhan kita berada di kisaran 5,45 persen. Ke depan, kami melihat peluang untuk mendorong pertumbuhan ke arah 6 persen,” ujar Purbaya saat ditemui di IDN HQ, Jakarta Selatan, Rabu (14 Januari 2026).

Dengan proyeksi pertumbuhan yang lebih kuat, pemerintah berharap stabilitas ekonomi dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat daya tarik Indonesia di mata investor global. Sinergi kebijakan fiskal dan moneter akan terus dioptimalkan untuk menjaga kepercayaan pasar serta memastikan momentum pertumbuhan ekonomi nasional tetap berkelanjutan di tengah tantangan global yang dinamis. (Sn)

Scroll to Top