Jakarta|EGINDO.co Genangan banjir setinggi 10–15 sentimeter dilaporkan menghambat kelancaran lalu lintas di ruas tol arah Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Selasa, 13 Januari 2026. Meski demikian, arus kendaraan dilaporkan masih dapat melintas, meskipun dengan kecepatan terbatas.
Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (Kasat PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dhono Vernandhie, menyampaikan bahwa genangan air masih ditemukan di sejumlah titik krusial. Area terdampak antara lain berada di sekitar Gerbang Tol (GT) Cengkareng hingga ramp Rawa Bokor.
“Pengaturan arus lalu lintas di GT Cengkareng menuju ramp Rawa Bokor terjadi genangan air sekitar 10 sampai 15 sentimeter,” ujar Dhanar dalam keterangan tertulisnya.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada kelancaran mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi, khususnya pada akses menuju salah satu simpul transportasi utama nasional. Perlambatan arus kendaraan di jalur ini berpotensi memengaruhi ketepatan waktu perjalanan penumpang, distribusi logistik udara, serta mobilitas pelaku usaha yang bergantung pada konektivitas bandara.
Dari sisi ekonomi, gangguan lalu lintas di jalur strategis seperti akses Tol Soekarno-Hatta berisiko menimbulkan inefisiensi biaya operasional, terutama bagi sektor transportasi, logistik, dan jasa perjalanan. Meski dampaknya diperkirakan bersifat sementara, kondisi ini menegaskan pentingnya kesiapan infrastruktur dalam menghadapi cuaca ekstrem yang kian sering terjadi.
Aparat kepolisian bersama pengelola jalan tol terus melakukan pengaturan lalu lintas guna menjaga kelancaran arus kendaraan serta meminimalkan dampak terhadap aktivitas ekonomi dan pelayanan publik. Pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menyesuaikan kecepatan, dan memantau informasi lalu lintas terkini saat melintas di kawasan terdampak genangan. (Sn)