Jakarta|EGINDO.co Harga emas batangan pada Rabu, 7 Januari 2026, tercatat berada pada level tinggi dan relatif stabil. Berdasarkan pembaruan harga yang dilakukan setiap hari pukul 08.30 WIB, emas masih menjadi pilihan utama investor di tengah dinamika ekonomi global dan fluktuasi pasar keuangan.
Untuk emas batangan ukuran 1 gram, harga dasar ditetapkan sebesar Rp2.584.000, sementara harga setelah dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 0,25 persen mencapai Rp2.590.460. Harga tersebut mencerminkan minat pasar yang tetap kuat terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai (safe haven).
Rincian Harga Emas Batangan
Harga emas dengan ukuran lebih kecil hingga besar menunjukkan konsistensi tren. Emas batangan 0,5 gram dipatok pada harga dasar Rp1.342.000, atau Rp1.345.355 setelah pajak. Sementara itu, emas ukuran 5 gram dijual dengan harga dasar Rp12.695.000, dan menjadi Rp12.726.738 setelah pajak.
Untuk ukuran menengah hingga besar, emas batangan 10 gram dibanderol Rp25.335.000 (Rp25.398.338 setelah pajak), sedangkan 25 gram mencapai Rp63.212.000 atau Rp63.370.030 setelah pajak. Adapun emas 50 gram dan 100 gram masing-masing dipasarkan pada harga Rp126.345.000 dan Rp252.612.000, dengan harga setelah pajak mencapai Rp126.660.863 dan Rp253.243.530.
Pada kategori premium, emas batangan 250 gram dibanderol Rp631.265.000, sedangkan ukuran 500 gram dan 1.000 gram masing-masing mencapai Rp1.262.320.000 dan Rp2.524.600.000. Setelah pajak, harga emas 1 kilogram tercatat sebesar Rp2.530.911.500.
Bertahannya harga emas pada level tinggi tidak terlepas dari meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar terhadap arah kebijakan moneter global, pergerakan nilai tukar, serta ketidakpastian geopolitik. Kondisi tersebut mendorong investor untuk tetap menempatkan dana pada aset yang dinilai aman dan stabil dalam jangka panjang.
Selain sebagai instrumen investasi, stabilitas harga emas juga mencerminkan daya tarik logam mulia sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi dan pelemahan mata uang.
Dengan harga yang masih terjaga pada level premium, emas batangan diperkirakan tetap menjadi pilihan utama bagi investor konservatif maupun masyarakat yang ingin menjaga nilai kekayaan. Pergerakan harga emas ke depan akan sangat dipengaruhi oleh dinamika global, termasuk kebijakan suku bunga, inflasi, serta stabilitas nilai tukar. (Sn)