IHSG Berpeluang Menguat, Saham Pilihan Layak Dicermati pada Perdagangan 5 Januari 2025

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak menguat pada perdagangan Senin, 5 Januari 2025, dengan target penguatan berada pada rentang 8.776 hingga 8.905. Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu mencermati potensi koreksi teknikal, dengan area support di level 8.584 dan 8.525 yang berpeluang menjadi penahan pelemahan.

Secara teknikal, pergerakan IHSG masih menunjukkan peluang penguatan lanjutan, seiring sentimen pasar yang relatif kondusif. Namun, volatilitas diperkirakan tetap menyertai perdagangan, terutama di tengah aksi ambil untung jangka pendek setelah reli sebelumnya.

Dalam kondisi tersebut, sejumlah saham dinilai menarik untuk dicermati dengan strategi buy on weakness. Saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Hartadinata Abadi Tbk (EMAS), PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), serta PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi fokus perdagangan, dengan peluang akumulasi pada pelemahan terbatas dan target harga yang telah ditetapkan sesuai analisis teknikal masing-masing saham.

Selain faktor teknikal, dinamika pasar modal domestik turut diramaikan oleh berbagai aksi korporasi. PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk dilaporkan melanjutkan agenda investasi strategisnya sebagai bagian dari penguatan bisnis jangka panjang. Di sisi lain, pasar juga merespons rumor akuisisi PT Estika Tata Tiara, yang memicu perhatian investor terhadap saham-saham terkait di sektor konsumsi dan agribisnis.

Tak hanya itu, rencana private placement yang dilakukan oleh PT Triniti Dinamik Tbk dan PT Atlas Resources Tbk turut menjadi sorotan. Aksi ini dinilai berpotensi memperkuat struktur permodalan perusahaan, meski dalam jangka pendek dapat memunculkan sentimen teknikal berupa dilusi saham.

Dengan kombinasi sentimen teknikal dan korporasi tersebut, pelaku pasar diimbau tetap menerapkan strategi perdagangan yang selektif dan disiplin. Manajemen risiko menjadi kunci, terutama dalam memanfaatkan peluang penguatan IHSG di tengah potensi koreksi yang masih membayangi pergerakan indeks. (Sn)

Scroll to Top