Singapura dan AS Tegaskan Kemitraan Serta Kerja Sama Yang Lebih Erat

PM Lawrence Wong berkomunikasi via telepon dengan Presiden Trump
PM Lawrence Wong berkomunikasi via telepon dengan Presiden Trump

Singapura | EGINDO.co – Singapura dan Amerika Serikat memulai tahun baru dengan menegaskan kembali kemitraan mereka, dengan tahun 2026 menandai peringatan 60 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara.

Perdana Menteri Lawrence Wong melakukan panggilan telepon dengan Presiden AS Donald Trump pada hari Jumat (2 Januari), kata Kementerian Luar Negeri Singapura (MFA).

“PM Wong dan Presiden Trump mencatat bahwa tahun 2026 menandai peringatan 60 tahun hubungan diplomatik antara Singapura dan Amerika Serikat,” kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan pers.

“Mereka menegaskan kembali kekuatan abadi kemitraan yang saling menguntungkan yang mencakup berbagai bidang, dan berharap untuk memperdalam kerja sama di bidang yang sudah ada dan memperluas ke bidang-bidang baru.”

MFA menambahkan bahwa Bapak Wong berterima kasih kepada Bapak Trump atas undangan kepada Singapura untuk menghadiri KTT Kelompok 20 (G20) yang akan diadakan di Miami, Florida, pada bulan Desember.

“Singapura berharap dapat berkontribusi pada agenda G20 AS, dan memajukan pertumbuhan ekonomi untuk semua,” katanya.

Dalam unggahan Facebook, Bapak Wong mengatakan bahwa Singapura akan memainkan “peran konstruktif” di KTT tersebut dan berkontribusi pada agenda bersama untuk pertumbuhan dan stabilitas.

“Saya berharap dapat mengunjungi Amerika Serikat akhir tahun ini untuk menandai tonggak penting ini dalam hubungan bilateral kita, dan untuk memperdalam kerja sama di bidang-bidang baru seperti kecerdasan buatan, keamanan siber, dan tenaga nuklir sipil.”

Ia juga mengatakan telah berterima kasih kepada presiden AS atas kepemimpinannya dalam memajukan upaya perdamaian secara global, termasuk dalam membantu mengamankan gencatan senjata baru-baru ini antara Thailand dan Kamboja.

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong dan Presiden AS Donald Trump berbicara pada 2 Januari 2026. (Gambar: Facebook/Lawrence Wong)

Kedua pemimpin tersebut bertemu di Korea Selatan pada Oktober tahun lalu. Mereka termasuk di antara para pemimpin dunia yang berada di Gyeongju untuk menghadiri KTT ekonomi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik.

Bapak Wong telah memberikan kepada Bapak Trump jaket bomber Angkatan Udara Republik Singapura yang telah disesuaikan sebagai tanda penghargaan atas dukungan Amerika yang telah lama diberikan kepada pelatihan Angkatan Bersenjata Singapura di AS.

Jaket yang diberikan kepada Bapak Trump mirip dengan jaket yang dikenakan oleh pilot Singapura yang berlatih di AS, kata Bapak Wong.

“Singapura menghargai kemitraan keamanan kami dengan AS,” tulis Bapak Wong di Facebook saat itu, menambahkan bahwa ia juga menyampaikan apresiasi mendalam Singapura atas dukungan AS.

Menurut situs web Kementerian Luar Negeri, Singapura adalah “mitra strategis yang telah lama, andal, dan teguh” bagi AS, dengan kerja sama substantif di berbagai bidang.

“Kami adalah salah satu mitra terdekat AS di Asia. Kemitraan kami didukung oleh kerja sama yang saling menguntungkan di bidang ekonomi, pertahanan, keamanan, dan hubungan antar masyarakat, yang dalam beberapa tahun terakhir telah meluas ke bidang-bidang baru seperti keamanan siber, perubahan iklim, ruang angkasa, teknologi kritis dan teknologi baru.”

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top